Diduga Tersesat, Korban Hilang di Kalitalang Klaten Ditemukan Meninggal, Terjepit Batu!

News Crime91 Views
banner 468x60

KILAS KLATEN– Pencarian terhadap korban yang hilang di Kalitalang akhirnya membuahkan hasil. Korban yang hilang di Kalitalang bernama Hermanto (45) ditemukan meninggal sekitar pukul 11.00 wib di sungai dengan kedalaman sekitar 15 meter.

Pencarian orang yang hilang di Kalitalang melibatkan berbagai pihak seperti komunitas sukarelawan, TNI Polri, dan SAR.

banner 336x280

Peristiwa ini menarik perhatian masyarakat karena lokasi Kalitalang merupakan jalur yang cukup berisiko bagi para pengunjung.

Korban yang hilang di Kalitalang sempat menimbulkan kekhawatiran bagi keluarga dan masyarakat sekitar hingga akhirnya ditemukan.

Pencarian terhadap korban yang hilang di Kalitalang dimulai pada pukul 09.00 WIB. Petugas kepolisian setempat melakukan penyelidikan di berbagai lokasi sekitar kawasan wisata Kalitalang guna memastikan keberadaan Hermanto.

“Pencarian dimulai pukul 09.00 WIB dan Alhamdulillah, korban telah kita temukan di tebing curam yang terjepit antara dua batu,” kata AKP Sarwoko, Kapolsek Kemalang.

Korban yang hilang di Kalitalang sempat sulit ditemukan akibat lokasi yang curam dan berisiko bagi orang yang tidak terbiasa melalui jalur tersebut.

Menurut Ketua Pokdarwis Balerante, Jainu, korban yang hilang di Kalitalang ditemukan di alur Sungai Talang dalam keadaan meninggal.

Tadi berdasarkan informasi dari teman-teman Sar, saudara Hermanto ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB di alur Sungai Talang dalam keadaan meninggal. Memang lokasi tersebut bukan jalur yang biasa dikunjungi wisatawan dan jalur tersebut berbahaya jika dilewati orang karena rentan jatuh,” katanya.

Peristiwa ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga kewaspadaan saat berjelajah di wilayah Kalitalang, terutama jalan yang tidak ditujukan untuk pengunjung.

Pencarian Melibatkan Banyak Pihak

Pengungsian para korban yang hilang di Kalitalang dilakukan oleh para relawan, TNI, Polri, dan masyarakat setempat.

Kepala Desa Tanjungsari, Sutrisno, mengungkapkan rasa terima kasih yang tinggi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dalam proses pencarian dan evakuasi.

“Alhamdulillah dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pencarian, termasuk relawan SAR dan lainnya serta masyarakat sekitar. Meskipun situasi apa pun, kami mewakili keluarga mengucapkan terima kasih,” katanya.

Kehadiran sepeda motor milik korban yang ditemukan sejak Sabtu, 1 November menimbulkan kecurigaan dari pengelola wisata.

Tempat penemuan tidak terlalu jauh dari sepeda itu, tetapi jalur menuju sungai cukup curam dan berbahaya.

Lokasi Penemuan Jenazah Berisiko Tinggi

Hermanto mungkin tersesat karena tiba di malam hari dan mengambil jalur yang tidak biasa dikunjungi oleh para wisatawan.

Lokasi yang curam menyulitkan pencarian, tetapi berkat kolaborasi dari berbagai pihak, korban akhirnya berhasil ditemukan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengunjung yang berkunjung agar selalu waspada di setiap jalan yang dilalui.

Kasus orang hilang di Kalitalang ini menunjukkan kepentingan adanya kerja sama antara masyarakat, relawan, dan pihak keamanan.

Masyarakat diharapkan selalu mengindahkan tanda-tanda keselamatan saat berkunjung ke area wisata yang memiliki kondisi berbahaya.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *