Jembatan Ngancar Jatinom–Karangnongko Masuk Tahap Pemasangan Rangka, Ditarget Bisa Dilewati Akhir November

Berita, Politik249 Views

KLATEN – Pembangunan Jembatan Ngancar yang menghubungkan Desa Bandungan, Kecamatan Jatinom, dan Desa Jiwan, Kecamatan Karangnongko, Klaten, kini memasuki tahap pemasangan rangka baru. Pemerintah Kabupaten Klaten menargetkan jembatan senilai Rp13 miliar itu rampung dan bisa dilewati pada akhir November 2026.

“Target kita November insyaallah selesai. Ini masih on progress. Cuaca mendukung, semoga diberi kemudahan dan kelancaran sehingga nanti di akhir November sudah bisa dilewati,” kata Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat meninjau lokasi, seperti dikutip dari laman Prokopim Setda Klaten.

Lebih Lebar dari Sebelumnya

Jembatan Ngancar yang baru dirancang memiliki lebar sekitar 7 meter dengan lebar efektif jalan 6 meter, serta panjang kurang lebih 80 meter. Sebelumnya, lebar jembatan lama hanya sekitar 3 meter.

“Lebarnya kita bikin 7 meter, bersihnya 6 meter. Panjangnya kurang lebih sekitar 80 meter,” jelas Hamenang.

Menurut Hamenang, rangka baru jembatan sudah tiba dan mulai dipasang. Rangka lama untuk sementara masih terpasang karena masih dipakai sebagai jalur distribusi warga, dan baru akan dilepas setelah rangka baru siap digunakan.

Baca juga:

Jalur Truk Material Golongan C

Proyek ini dibiayai APBD Kabupaten Klaten senilai Rp13 miliar dan mulai dikerjakan pada akhir April 2026. Saat meninjau proyek pada 2 Juni 2026, Hamenang menyebut struktur jembatan harus lebih kokoh karena Jembatan Ngancar juga menjadi jalur kendaraan pengangkut material tambang golongan C, seperti dilaporkan BeritaJateng.id.

“Jembatan memang harus diperbaiki dengan kokoh karena ini salah satu juga jalur gol-C. Jadi nanti ini rangkanya diganti semua pakai yang baru,” ujarnya saat itu.

Target penyelesaian sempat disebut Desember 2026 saat peninjauan Juni. Dalam peninjauan terbaru, Hamenang menargetkan pekerjaan rampung lebih cepat, yakni November 2026.

Imbauan untuk Pengguna Jalan

Selama pembangunan, lalu lintas di ruas tersebut dialihkan, seperti dilaporkan Espos.id. Hamenang meminta masyarakat bersabar. “Mohon bersabar dulu ya, Lur. Doa kita bersama semoga cuaca mendukung dan seluruh pekerjaan diberikan kelancaran dan keselamatan,” ujarnya, seperti dikutip Tribunsolo.com.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *