infoklaten.com, Lima satuan pelaksana pemenuhan gizi (SPPG) di Klaten disetop sementara operasionalnya setelah adanya temuan kejadian menonjol.
Kelima SPPG yang disuspend itu karena adanya kejadian menonjol seperti dugaan keracunan dan adanya temuan menu basi yang sempat dipermasalahkan penerima manfaat.
Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Klaten, Yoga Angga Pratama, mengatakan lima SPPG yang disuspend itu akan dievaluasi.
Menurut dia, pemberhentian operasional dilakukan hingga keluar hasil evaluasi.
“Yang nantinya hasil evaluasi ini menentukan, kapan mereka bisa operasional kembali,” jelasnya.
Baca juga:
- Lima SPPG di Klaten Kena Suspend,Ada Dugaan Keracunan hingga Temuan Menu Basi
- BGN Klaten pastikan dapur MBG yang di-suspend tak dapat insentif, kasus keracunan jadi PR besar
- Lima SPPG di Klaten yang disuspend bisa kembali beroperasi setelah memenuhi syarat perbaikan
Yoga menegaskan, SPPG yang disuspend bisa kembali beroperasi setelah memenuhi persyaratan.
“Apabila mereka apabila SPPG yang terkena suspen melaksanakan apa yang kita minta seperti persyaratan-persyaratan yang kita minta, maka SPPG boleh beroperasional kembali,” kata Yoga.
“Akan tetapi apabila nanti belum bisa memenuhi persyaratan yang kami minta, maka tidak akan kami operasionalkan terlebih dahulu,” imbuhnya.
Selain itu, ada temuan dalam pengecekan yakni belum sesuai SOP, seperti IPAL dan saluran air yang tidak sesuai.
“Maka dari itu kami minta untuk perbaiki salurannya, maka juga kami berhentikan terlebih dahulu. Karena saluran air yang tidak sesuai membludak dan lain-lain itu menimbulkan permasalahan baru lagi apabila tidak ditangani terlebih dahulu,” pungkasnya. (*)






