Asam Lambung Sering Kambuh? Kenali Ciri dan Cara Meredakannya

Kesehatan43 Views

Asam lambung yang sering kambuh menjadi keluhan umum banyak orang, terutama mereka yang berusia di atas 35 tahun dengan pola makan tidak teratur. Sensasi perih atau panas di ulu hati dan dada bukan hal sepele bila muncul berulang dan mengganggu aktivitas harian.

Kondisi ini dikenal juga dengan istilah GERD atau sering disebut maag. Penyebabnya adalah naiknya asam lambung ke kerongkongan sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman. Kabar baiknya, keluhan ini bisa diredakan dan dicegah dengan kebiasaan yang benar.

Ciri Asam Lambung Kambuh

Kenali tanda-tanda asam lambung naik agar bisa segera diatasi. Gejala yang paling khas adalah sensasi terbakar di dada atau heartburn, yaitu rasa panas yang menjalar dari ulu hati ke arah tenggorokan. Gejala ini sering muncul setelah makan atau saat berbaring.

Baca juga:

Tanda lain yang sering menyertai adalah mulut terasa asam atau pahit, terutama saat sendawa. Rasa mual dan kembung juga kerap muncul bersamaan dengan nyeri di ulu hati. Perut terasa penuh padahal porsi makan tidak banyak.

Bila kondisi sudah lebih berat, penderita bisa mengalami sulit menelan atau nyeri saat menelan. Batuk kering yang tidak kunjung sembuh dan suara serak di pagi hari juga bisa berkaitan dengan asam lambung yang naik ke tenggorokan.

Penyebab Umum Asam Lambung Kambuh

Telat makan menjadi pemicu paling sering. Lambung yang kosong terlalu lama tetap memproduksi asam, sehingga saat makan tiba rasa perih langsung muncul. Kebiasaan ini banyak dialami pekerja yang sibuk dan tidak sempat makan tepat waktu.

Makanan pedas, berlemak, dan gorengan juga memicu produksi asam berlebih. Kopi dan teh pekat yang diminum saat perut kosong memperparah kondisi. Begitu pula minuman bersoda dan cokelat yang melemahkan katup antara lambung dan kerongkongan.

Faktor gaya hidup turut berperan. Stres berkepanjangan, kebiasaan begadang, dan merokok dapat meningkatkan produksi asam lambung. Posisi langsung berbaring setelah makan besar juga memudahkan asam naik ke kerongkongan.

Cara Meredakan dan Mencegah Kambuh

Langkah paling mudah adalah makan teratur dengan porsi kecil tapi sering. Hindari menunda makan dan jangan makan berlebihan dalam satu waktu. Kunyah makanan dengan perlahan agar lambung bekerja lebih ringan.

Kenali dan hindari makanan pemicu masing-masing. Setiap orang bisa berbeda, jadi catat makanan apa saja yang memicu keluhan. Kurangi kopi, makanan pedas, dan gorengan secara bertahap agar tidak terasa berat.

Jangan langsung berbaring setelah makan. Beri jeda dua hingga tiga jam sebelum tidur. Bila perlu, tinggikan posisi kepala saat tidur agar asam tidak mudah naik ke kerongkongan.

Kelola stres dengan baik dan cukup istirahat. Olahraga ringan seperti jalan kaki membantu pencernaan bekerja lebih lancar. Bila berat badan berlebih, menurunkannya secara bertahap juga membantu mengurangi tekanan pada lambung.

Warga Klaten yang mengalami keluhan tidak kunjung membaik disarankan memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat. Segera konsultasi ke dokter bila gejala sering kambuh, disertai muntah darah, buang air besar berwarna hitam, atau berat badan turun drastis tanpa sebab jelas.

Sumber: Kementerian Kesehatan RI; informasi umum edukasi kesehatan pencernaan.

Info belanja:

Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *