Elkan Baggott Jadi Pemain Timnas Indonesia dengan Kenaikan Harga Pasaran Tertinggi Usai Juara ASEAN Cup 2026

Olahraga225 Views

JAKARTA – Keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 tak hanya mengakhiri puasa gelar 35 tahun, tetapi juga mendongkrak nilai pasar para pemainnya. Dari daftar enam pemain skuad Garuda yang mengalami kenaikan harga pasaran usai turnamen, bek Elkan Baggott mencatatkan lonjakan tertinggi.

Berdasarkan data yang dirilis Seasia Goal dan dilaporkan Superball, harga pasaran Baggott melenting dari 200 ribu euro menjadi 1,2 juta euro — naik 1 juta euro atau enam kali lipat. Kenaikan itu menjadikan bek Millwall FC tersebut pemain dengan lonjakan nilai tertinggi di antara pemain Timnas Indonesia.

Peran Baggott dalam kampanye juara Indonesia memang vital. Ia mencetak gol krusial di menit-menit akhir perpanjangan waktu final kontra Thailand yang menyelamatkan Garuda dari kekalahan, lalu ikut menjadi salah satu eksekutor yang sukses dalam drama adu penalti. Kembalinya Baggott memperkuat timnas disebut menjadi salah satu kunci skuad asuhan John Herdman mengangkat trofi.

Baca juga:

Selain Baggott, kiper Ajax Amsterdam Maarten Paes naik 500 ribu euro dari 1,5 juta menjadi 2 juta euro. Nathan Tjoe-A-On melesat 250 ribu euro dari 450 ribu menjadi 700 ribu euro, sementara Justin Hubner naik dari 800 ribu menjadi 1 juta euro. Kenaikan harga pasaran enam pemain itu mencerminkan performa impresif Garuda sepanjang turnamen.

Sebagai pengingat, final FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/10/2026), berlangsung dramatis. Indonesia unggul lebih dulu lewat Dean James pada menit ke-84 saat Thailand bermain dengan 10 orang menyusul kartu kuning kedua untuk Nicholas Mickelson. Thailand membalas lewat Iklas Sanron tiga menit kemudian, memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu. Thailand sempat berbalik unggul 2-1 melalui Peeradol Chamrasamee pada menit ke-111, sebelum Baggott menyamakan kedudukan pada menit ke-116. Adu penalti berakhir 4-2 untuk Indonesia setelah Emil Audero menggagalkan eksekusi Nattapong Sayriya dan tendangan Sarach Yooyen membentur mistar. Empat eksekutor Indonesia — Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama — menunaikan tugas dengan sempurna.

Gelar ini menjadi trofi pertama timnas senior di Asia Tenggara sejak 35 tahun silam, tepatnya sejak SEA Games 1991. Imbasnya, peringkat FIFA Indonesia naik ke posisi 116 dunia pada pembaruan Oktober 2026. Meski begitu, mantan kiper PSMS Medan Oki Rengga mengingatkan skuad Garuda agar tidak cepat puas dan terus fokus mengembangkan diri.

Sumber: Superball/Bolasport.com, RCTI+, Liga Olahraga, VIVA.co.id, Seasia Goal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *