Karangan Bunga Dukungan Penuhi Depan Rumdin Bupati Klaten

Politik170 Views

Deretan karangan bunga berisi pesan dukungan untuk Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memenuhi kawasan depan rumah dinas bupati di Jalan Pemuda, Klaten, pada Minggu (18/10/2026) pagi. Aksi simpati warga itu muncul menyusul operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat sang bupati.

Sejumlah karangan bunga memuat ungkapan terima kasih hingga permintaan agar Hamenang dibebaskan. Ada pula pesan yang menyemangati agar ia tetap teguh dan tabah menghadapi proses hukum. Karangan-karangan bunga itu menyedot perhatian warga yang kebetulan meramaikan car free day (CFD) di Jalan Pemuda. Tak sedikit yang berhenti sejenak untuk membaca isi pesan, bahkan mengabadikannya lewat ponsel.

Selain karangan bunga, beberapa warga juga memasang buket bunga serta bunga mawar di depan rumah dinas. Ada pula pigura berisi tulisan cukup panjang berjudul “surat cinta yang sedih”. Di dalamnya tertulis: “Kami tidak membenarkan korupsi, Pak. Jika memang ada yang salah, biarlah hukum yang mengadili. Tapi kebaikan Bapak selama ini tidak akan kami lupakan begitu saja.”

Baca juga:

Warga Kenang Hamenang Ramah dan Responsif

Salah satu warga Kecamatan Klaten Tengah, Luthfi (25), mengaku tersentuh melihat dukungan tersebut. Ia menilai Hamenang sebagai sosok bupati yang ramah dan responsif terhadap warga. “Saya tuh jarang sedih ketika pejabat masuk penjara dan sebagainya. Tetapi kalau beliau ini beda. Orang baik dan tulus, kebaikannya terasa. Beliau sangat ramah dan santun kepada siapa saja. Kami doakan yang terbaik buat beliau,” kata Luthfi saat ditemui wartawan di kawasan CFD.

Latar Kasus OTT KPK

Sebelumnya, KPK menggelar operasi tangkap tangan di Klaten pada Kamis (15/10/2026). Sebanyak 20 orang diamankan dari operasi itu, baik di Klaten maupun Jakarta. Pihak yang diamankan di Klaten sempat diperiksa penyidik di Mapolresta Klaten, lalu sembilan orang di antaranya — termasuk Hamenang — dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.

Pada Jumat (16/10/2026), KPK menetapkan tiga tersangka: Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luthfi, dan pihak swasta Muhammad Amin Wahyu Utomo. Hamenang diduga menerima uang terkait pengadaan barang dan jasa serta setoran rutin dari organisasi perangkat daerah dan BUMD, selain dugaan penyuapan kepada pejabat BPK terkait pengondisian hasil audit.

Hingga kini proses hukum masih berjalan dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Sementara itu, DPP PDIP dijadwalkan menerbitkan surat rekomendasi pemecatan Hamenang pada Senin (19/10/2026), dan Wakil Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi telah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Klaten.

Sumber: Solopos (solopos.espos.id). Peristiwa: Minggu, 18 Oktober 2026, di depan Rumah Dinas Bupati Klaten, Jl. Pemuda, Kelurahan Tonggalan, Kecamatan Klaten Tengah. Foto ilustrasi: Prokopim Klaten/dok.

Info Belanja

Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *