Konvoi knalpot brong, belasan siswa di Klaten ditangkap polisi, orang tua dipanggil

Berita, Kriminal90 Views

Pelajar yang Berkonvoi di Jalan Jogonalan–Prambanan Diamankan

Beberapa pelajar yang melakukan konvoi di ruas Jalan Jogonalan–Prambanan pada Senin (4/5/2026) akhirnya diamankan oleh petugas kepolisian. Aksi tersebut menimbulkan kekhawatiran terkait ketertiban umum dan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Petugas kepolisian turut menyita sejumlah kendaraan roda dua yang digunakan dalam konvoi tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan bahwa sebagian kendaraan tidak memiliki nomor polisi. Selain itu, ada juga kendaraan yang menggunakan knalpot brong, sehingga memperparah potensi gangguan di jalan raya.

Menurut informasi dari Polres Klaten, aksi konvoi ini dinilai berpotensi mengganggu ketertiban umum dan menimbulkan risiko kecelakaan. Oleh karena itu, petugas langsung bertindak cepat dengan membubarkan aksi tersebut dan melakukan penindakan di lokasi kejadian.

Para pelajar yang terlibat dalam konvoi kemudian dibawa ke Mapolres Klaten untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Sementara itu, kendaraan yang diamankan diserahkan ke Polsek Jogonalan sebagai barang bukti.

Orang tua masing-masing pelajar juga dipanggil untuk ikut serta dalam proses pembinaan. Hal ini dilakukan guna memberikan pemahaman kepada para pelajar tentang risiko dari tindakan mereka dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

AKP Suwoto, Kasihumas Polres Klaten, menjelaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban dan mencegah gangguan kamtibmas di ruang publik. Ia mengungkapkan bahwa sebanyak 12 pelajar diamankan karena terlibat dalam konvoi yang melanggar aturan lalu lintas.

“Kami mengamankan 12 pelajar yang melakukan konvoi menggunakan knalpot brong di jalur Jogonalan–Prambanan. Selain mengganggu ketertiban, kegiatan tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya,” ujar AKP Suwoto.

Ia menambahkan bahwa para pelajar dilakukan pendataan dan pembinaan bersama orang tua masing-masing. Tujuannya adalah agar para pelajar memahami risiko dari tindakan tersebut dan tidak mengulangi di kemudian hari.

Siap-siap KLIC Fest 2026!

Jika kamu adalah pecinta olahraga bersepeda, Kabupaten Klaten mungkin menjadi tujuan wisata yang cocok untukmu. Dalam waktu dekat, event bersepeda yang bergengsi akan digelar di sana. Ya, Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 akan berlangsung pada 17 hingga 24 Mei 2026.

Kampanye mengenai KLIC Fest 2026 sudah mulai digencarkan. Salah satunya melalui soft launching yang diadakan di Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta, Minggu (26/4/2026) lalu. Acara tersebut dimulai dengan kegiatan gowes bersama antara perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Kedutaan Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, serta berbagai komunitas sepeda.

Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, memberikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan KLIC Fest 2026. Ia juga mengajak para pesepeda untuk ambil bagian dalam acara tersebut.

“Saya mengajak Anda semua untuk ikut serta dalam KLIC Fest. Mari bersama kita bersepeda di Klaten,” ujarnya.

KLIC Fest 2026 bukan hanya ajang bersepeda, tetapi juga menjadi sarana promosi potensi daerah. Hal ini diungkapkan oleh Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Klaten, Purwanto.

“Melalui kegiatan ini, kami mengundang masyarakat untuk datang langsung ke Klaten. Kami siap menerima kunjungan dengan berbagai potensi unggulan yang kami miliki, baik dari sisi budaya, pariwisata, maupun ekonomi kreatif,” jelas Purwanto.

Nantinya, KLIC Fest 2026 tidak hanya berisi kegiatan bersepeda. Peserta juga akan dimanjakan dengan ragam kuliner khas hingga kekayaan alam Kabupaten Klaten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *