Menjelang Tahun Baru, UMKM Klaten Dibanjiri Pesanan Luar Daerah

Berita, Bisnis502 Views
banner 468x60

KILAS KLATEN— Mendekati akhir tahun 2025, sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Klaten mulai merasakan peningkatan permintaan.

Peningkatan permintaan terutama berasal dari produk batik, makanan olahan, dan kerajinan tangan yang menjadi unggulan wilayah tersebut.

banner 336x280

Peningkatan permintaan ini terlihat di pusat batik Bayat, yang dikenal sebagai salah satu simbol ekonomi kreatif Klaten.

Beberapa perajin mengatakan mendapatkan pesanan dua kali lipat dibanding bulan sebelumnya.

“Menjelang Natal dan tahun baru biasanya ramai. Banyak pesanan untuk souvenir dan seragam batik dari luar daerah, termasuk Jakarta dan Yogyakarta,” kata Siti Marfuah, salah satu pengrajin batik di Desa Jarum, Bayat, Rabu (6/11/2025).

Hal yang sama juga dirasakan oleh pelaku UMKM kuliner di Kecamatan Wedi. Teguh Prasetyo, pengusaha emping melinjo rumahan, mengatakan kenaikan permintaan mulai terlihat sejak awal November.

“Biasanya di akhir tahun ada banyak acara keluarga dan pesanan parcel. Kami sudah mulai menambah tenaga harian,” katanya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Klaten, Sri Handayani, mengakui bahwa momen akhir tahun memang menjadi masa panen bagi pelaku UMKM.

Mereka bahkan telah menyediakan program pendampingan agar pelaku usaha dapat memenuhi peningkatan permintaan tanpa mengorbankan mutu.

“Kami terus mendorong proses digitalisasi UMKM, termasuk melalui pasar online lokal. Pada tahun ini, targetnya lebih dari 500 pelaku usaha di Klaten telah terdaftar di platform e-commerce,” ujarnya.

Sri juga menyampaikan, sektor kerajinan, kuliner, dan mode tetap menjadi kontributor terbesar dalam perputaran ekonomi lokal menjelang akhir tahun.

Menurutnya, aktivitas UMKM menjadi tanda positif pemulihan kemampuan belanja masyarakat.

“Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan akses pembiayaan dan pelatihan manajemen agar para pengusaha lebih siap menghadapi momen akhir tahun,” katanya menutup.

Berdasarkan tren ini, Klaten kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di Jawa Tengah, dengan semangat kerja sama dari pelaku UMKM menjadi penggerak utama pemulihan perekonomian wilayah.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *