KLATEN — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel sejumlah ruang kerja di kompleks Pemerintah Kabupaten Klaten seusai operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Kamis (15/10/2026). Segel sudah terpasang sejak Jumat (16/10/2026) pagi dan hingga Sabtu (17/10/2026) akses ke ruangan-ruangan tersebut masih dibatasi.
Pantauan detikJateng dan Kompas, penyegelan dilakukan di lantai satu hingga lantai tiga Gedung Pemkab Klaten. Ruangan yang disegel antara lain ruang kerja bupati, ruang kerja Wakil Bupati Mahanni Yulindha Pratiwi, ruang Penjabat Sekretaris Daerah Joko Purwanto, ruang Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Rizqan Iryawan, serta ruang Kepala Bagian Umum Setda Klaten Tomisila Aditama.
Di lantai dua, penyegelan juga menyasar ruang pengadaan barang serta ruangan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) beserta sekretarisnya. Seorang staf Pemkab Klaten bernama Agus membenarkan ruangan-ruangan itu sudah tidak bisa dimasuki sejak Jumat pagi. “Sudah (terpasang segel sejak pagi), ini nggak bisa masuk,” ujarnya.
Baca juga:
- KPK: Bupati Klaten Terima Setoran Rutin Rp1,8 M dari BUMD-OPD-Tambang
- Suap Rp400 Juta untuk Hapus Temuan Rp5 Miliar di LHP BPK Klaten
- KPK: Hamenang Terima Rp2,08 M dari BUMD dan Upah Pungut BPKPAD Klaten
KPK Sebut Ada Lima Klaster Dugaan Korupsi
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut perkara ini diduga berkaitan dengan penerimaan oleh penyelenggara negara yang berhubungan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, hingga penerimaan dari organisasi perangkat daerah (OPD). Dalam konferensi pers Jumat (16/10/2026) malam, KPK mengidentifikasi lima klaster dugaan korupsi yang semuanya bermuara pada satu nama.
Klaster-klaster itu meliputi pengadaan barang dan jasa, perizinan, upah pungut, setoran dari OPD atau satuan kerja perangkat daerah (SKPD), serta pemberian kepada pihak BPK untuk mengondisikan hasil audit. Dalam OTT pada Kamis itu, KPK mengamankan total Rp1,9 miliar, termasuk Rp934 juta yang ditemukan di rumah Hamenang yang disimpan di dalam sebuah tong plastik biru.
KPK menetapkan tiga tersangka: Hamenang Wajar Ismoyo, Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luthfi H. Rahmatullah, dan pihak swasta Muhammad Amin Wahyu Utomo dari PT Madani Winasis Creative. Ketiganya ditahan untuk 20 hari pertama, 16 Oktober hingga 4 November 2026, di Rumah Tahanan Cabang Gedung Merah Putih KPK.
DPRD Prihatin, Wabup Pastikan Pelayanan Tetap Jalan
Ketua DPRD Klaten Edy Sasongko menyampaikan keprihatinan atas operasi penindakan tersebut. Ia berharap pemeriksaan terhadap kepala daerah dan sejumlah organisasi perangkat daerah tidak menghambat pelayanan publik.
“Semoga Pak Bupati dan beberapa OPD yang kemarin diperiksa diberikan kekuatan lahir batin. Dengan kejadian ini semoga tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Klaten,” ujar Edy.
Sementara itu, Wakil Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan seperti biasa meski sejumlah ruang kerja disegel KPK. Mahanni sendiri baru dilantik pada Senin (12/10/2026) — tiga hari sebelum OTT terjadi.
Sumber: Solopos, detikJateng, Kompas (17 Oktober 2026).
Info belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps






