infoklaten.com – Pemerintah Kabupaten Klaten tengah mengevaluasi kinerja sistem pengaduan masyarakat berbasis digital, Lapor Masbup, yang telah beroperasi hampir satu tahun. Evaluasi ini digelar dalam Rapat Evaluasi Pengaduan Kabupaten Klaten 2026 di Room Meeting Aisyi Tower Klaten, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 60 admin pengaduan yang berasal dari berbagai badan, dinas, dan kecamatan di lingkungan Pemkab Klaten. Mereka berkumpul untuk mengukur sejauh mana efektivitas sistem yang diluncurkan sejak 29 Agustus 2025 itu.
Lapor Masbup, Terobosan Digital untuk Keluhan Warga
Lapor Masbup merupakan kanal pengaduan yang dihadirkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klaten. Melalui platform ini, masyarakat bisa menyampaikan keluhan, saran, atau laporan terkait pelayanan publik dengan mudah.
Hingga Juli 2026, tercatat sebanyak 1.198 aduan telah masuk. Rinciannya, 379 aduan diterima melalui WhatsApp dan 824 aduan melalui website. Dari jumlah tersebut, 877 aduan telah diproses, sementara 321 aduan lainnya ditolak karena dianggap berada di luar kewenangan pemerintah daerah.
Angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat cukup tinggi dalam memanfaatkan kanal pengaduan sebagai sarana partisipasi dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.
Belajar dari Evaluasi: Kendala Teknis hingga Komunikasi
Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Klaten, Andi Hermanto, menegaskan bahwa evaluasi ini penting untuk memetakan berbagai kendala yang muncul selama setahun terakhir. Baik kendala teknis maupun nonteknis yang dihadapi oleh perangkat daerah perlu diidentifikasi agar bisa dicarikan solusi bersama.
Baca juga:
- Evaluasi Lapor Masbup, Admin Pengaduan Klaten Dibekali Komunikasi Efektif dan Perlindungan Data
- Bupati Klaten Turun ke Karangdukuh, Warga Sampaikan Aspirasi Langsung lewat Sambung Rasa
- Pemkab Klaten Target Tambah 100 Titik PJU hingga Akhir 2026, 230 Titik Sudah Terpasang
“Kita ingin melihat atau mengevaluasi apakah ada kendala teknis ataupun nonteknis yang terjadi di lingkungan perangkat daerah,” ujar Andi.
Ia berharap para admin dapat memberikan masukan secara objektif dan terbuka. Dengan begitu, sistem pengaduan bisa terus ditingkatkan kualitasnya, termasuk dalam hal kecepatan dan ketepatan tindak lanjut.
Penguatan Kapasitas Admin Pengaduan
Rapat evaluasi ini tidak hanya membahas persoalan teknis, tetapi juga menghadirkan dua narasumber untuk memperkuat kompetensi para admin. Dr. Asal Wahyuni Erli Mulyadi, Dosen Program Studi Ilmu Administrasi Negara FISIP UNS, memberikan materi tentang komunikasi efektif dalam menangani pengaduan.
Sementara itu, Harry Eko Ujiantoro Basuki, profesional ISO Auditor and Personal Competency Assessor, menyampaikan materi mengenai pengelolaan data pribadi dalam pengaduan. Kedua materi ini dinilai krusial karena admin pengaduan berhadapan langsung dengan masyarakat dan bertanggung jawab menjaga kerahasiaan data pelapor.
Andi Hermanto juga menyampaikan apresiasi atas kinerja para admin selama ini. Ia menilai pengelolaan pengaduan sudah berjalan dengan baik, namun tetap perlu ada perbaikan berkelanjutan.
“Kami apresiasi kinerja Bapak, Ibu di perangkat daerah. Sampai hari ini kita melihat sudah baik, sangat baik dan hari ini harapan kami mendapatkan satu hal yang positif untuk peningkatan kualitas dari pelayanan pengaduan,” pungkasnya.
Melalui evaluasi ini, Pemkab Klaten berharap sistem Lapor Masbup ke depan bisa semakin transparan, responsif, dan memberikan kepastian tindak lanjut bagi setiap laporan masyarakat.






