Sayembara logo HUT ke-222 Klaten dibuka: hadiah puluhan juta, Bupati Hamenang ajak warga ambil bagian

Berita, Politik92 Views

infoklaten.com, KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten resmi membuka sayembara desain logo Hari Jadi ke-222 Klaten tahun 2026. Lomba terbuka untuk umum ini digelar sepanjang 4–20 Mei 2026, dengan total hadiah Rp 22,2 juta dan pemenang akan dijadikan logo resmi perayaan.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan, momentum angka 222 menjadi alasan utama lomba ini dibuka luas untuk publik, bukan hanya dikerjakan internal pemerintah.

“Ini spesial, ini mungkin seumur hidup kita sekali di angka 222 (angka cantik), maka kemudian kami berpikir (design) tidak dari internal, kemudian kami lempar ke publik, tapi benar-benar desain dari publik, monggo,” ujarnya.

Poster resmi lomba yang beredar menampilkan visual ikon Klaten seperti kompleks candi dan monumen daerah, dilengkapi informasi timeline, QR code pendaftaran, serta tema besar yang diusung. Nuansa visual ini memperkuat pesan bahwa logo yang dicari bukan sekadar desain, melainkan identitas daerah.

Pemkab Klaten hanya menetapkan tema, sementara ide dan kreativitas sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat lintas generasi.

“Kami hanya menentukan tema, kemudian desain silakan para kreator, illustrator, anak-anak muda, baik gen z, milenial maupun yang lainnya, yang senior pun boleh silakan (ikut) menyampaikan ide dan gagasannya,” lanjut Hamenang.

Tema yang diangkat adalah “Sahita Hamemayu Raharja”, yang mengandung makna persatuan, upaya memelihara, serta kesejahteraan masyarakat. 

Dalam petunjuk teknis, tema ini menjadi landasan filosofis desain agar mencerminkan semangat gotong-royong dan pembangunan berkelanjutan di Klaten. 

“Semangatnya bagaimana kebersamaan kita yang ada di Kabupaten Klaten ini bisa bersatu, untuk membangun bersama-sama agar Kabupaten tercinta ini bisa semakin lebih baik dari sebelumnya, bisa (lebih) bersinar lagi,” jelasnya.

Secara teknis, lomba ini tidak dipungut biaya dan terbuka tanpa batas usia. Peserta hanya diperbolehkan mengirim satu karya, dengan syarat desain original dan belum pernah dilombakan. 

Proses seleksi akan dilakukan bertahap, mulai dari penjurian 21–25 Mei 2026, pengumuman 6 besar pada 26 Mei, hingga penetapan pemenang pada 31 Mei 2026. Dewan juri akan menentukan karya terbaik yang layak menjadi identitas resmi Hari Jadi Klaten.

“Nanti akan ada dewan juri yang memilih, kemudian yang terbaik dan yang terpilih akan kita jadikan logo di perayaan Hari Jadi ke-222,” tegas Hamenang.

Panitia juga membuka kemungkinan penyempurnaan desain terpilih agar aplikatif di berbagai media, mulai dari baliho hingga merchandise.

Dengan sistem terbuka ini, Pemkab Klaten berharap lahir logo yang tidak hanya kuat secara visual, tetapi juga memiliki legitimasi publik sebagai hasil partisipasi bersama. (TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo)

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *