Wabup Linda Benny Buka Suara soal Kabar OTT KPK di Rumah Dinas Bupati Klaten: Belum Tahu Persis

Politik63 Views

KLATEN — Wakil Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi yang akrab disapa Linda Benny akhirnya memberi tanggapan atas kabar operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah dinas Bupati Klaten, Kamis (15/10/2026). Perempuan yang baru tiga hari menjabat itu mengaku belum tahu secara persis informasi terkait operasi tersebut.

Kabar OTT mencuat pada Kamis pagi. Berdasarkan informasi yang beredar, tim KPK dikabarkan mendatangi rumah dinas Bupati Klaten di Jalan Pemuda sekitar pukul 07.00 WIB. Sekitar pukul 08.15 WIB, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama rombongan disebut meninggalkan rumah dinas menuju Mapolresta Klaten dan dilaporkan tiba sekitar pukul 08.25 WIB. Pemeriksaan disebut berlangsung di Aula Satya Haprabu, Mapolresta Klaten. Selain bupati, sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klaten juga dikabarkan ikut diperiksa.

Kapolresta Klaten Kombes Pol Ari Cahya Nugraha membenarkan adanya aktivitas KPK di wilayahnya. Ia menyampaikan bahwa Polresta Klaten memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas KPK di Klaten. Namun, hingga Kamis malam, KPK belum mengeluarkan keterangan resmi mengenai konstruksi perkara maupun status hukum pihak-pihak yang diamankan. Sesuai hukum acara yang berlaku, KPK memiliki waktu 1×24 jam sejak pengamanan untuk menentukan status hukum melalui mekanisme gelar perkara atau ekspose.

Baca juga:

Tanggapan Linda Benny ini menjadi pernyataan perdana pimpinan Pemkab Klaten atas kabar OTT tersebut. Linda Benny dilantik sebagai Wakil Bupati Klaten oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, pada Senin (12/10/2026) untuk sisa masa jabatan 2025–2030. Ia menggantikan mendiang suaminya, Benny Indra Ardhianto, yang wafat pada Februari 2026. Sehari setelah pelantikan, Selasa (13/10/2026), Linda Benny langsung bekerja.

Sebelumnya, Gubernur Ahmad Luthfi juga sudah buka suara seusai menghadiri Rakornas Forum Perguruan Tinggi di UKSW Salatiga, Kamis (15/10/2026). Luthfi menyatakan prihatin, mengingatkan para kepala daerah untuk menjalankan clean and good government, memegang asas praduga tak bersalah, dan menunggu rilis resmi KPK. Ia juga menyebut bahwa apabila KPK menetapkan Bupati Klaten sebagai tersangka, “mau tidak mau wakilnya akan naik” — merujuk pada Linda Benny.

Pantauan sejumlah media di lapangan memperkuat kabar adanya kegiatan KPK tersebut. VIVA Jogja melaporkan rumah dinas Bupati Klaten di Jalan Pemuda terlihat lengang pada Kamis siang. Gerbang halaman dan pintu menuju pendopo tertutup, dan tidak terlihat petugas di pos penjagaan. Dua kendaraan, yakni Toyota Innova dan Toyota Rush, tampak terparkir di halaman rumah dinas.

Publik dan jajaran Pemkab Klaten kini menunggu keterangan resmi serta kepastian status hukum dari pihak-pihak yang terjaring dalam operasi tersebut.

Sumber: Espos.id/Solopos, VIVA Jogja, Jogja Report, keterangan Kapolresta Klaten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *