Sepatu yang bau bisa merusak rasa percaya diri. Padahal sepatu itu masih bagus dan nyaman dipakai, tetapi begitu dilepas di rumah teman atau di masjid, aroma tak sedapnya langsung tercium. Kabar baiknya, bau sepatu umumnya bisa diatasi dengan perawatan sederhana di rumah, tanpa harus membeli sepatu baru.
Bau sepatu muncul karena kombinasi keringat, kelembapan, dan bakteri. Kaki berkeringat sepanjang hari, lalu keringat itu terperangkap di dalam sepatu yang tertutup. Kondisi hangat dan lembap menjadi tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang, dan bakteri inilah yang menghasilkan bau. Sepatu yang dipakai setiap hari tanpa sempat kering akan lebih cepat berbau dibanding sepatu yang dirotasi pemakaiannya.
Jenis sepatu juga berpengaruh. Sepatu olahraga dan sepatu kerja yang dipakai beraktivitas berat lebih mudah lembap. Sementara itu, kaus kaki yang sudah tipis atau jarang diganti membuat keringat langsung terserap ke sol dalam sepatu. Karena itu, mengatasi bau sepatu tidak cukup dengan menyemprotkan pewangi saja, tetapi perlu menangani sumber lembapnya.
Baca juga:
- Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju, Jangan Langsung Dikucek
- 7 Cara Membersihkan Kipas Angin Berdebu agar Anginnya Kencang Lagi
- 7 Cara Membersihkan Kerak Kamar Mandi agar Kinclong Lagi
1. Angin-anginkan Sepatu Setiap Habis Dipakai
Langkah paling mudah adalah membiarkan sepatu terkena udara. Setelah dipakai, keluarkan sol dalam bila bisa dilepas, kendurkan tali sepatu, lalu letakkan di tempat yang berventilasi baik, misalnya dekat jendela atau teras yang teduh. Hindari menjemur sepatu langsung di bawah terik matahari terlalu lama karena bisa merusak lem dan warna bahan. Untuk warga Klaten yang pulang kerja sore hari, membiarkan sepatu dianginkan semalaman sudah cukup membantu mengurangi lembap.
2. Taburkan Baking Soda Semalaman
Baking soda atau soda kue dikenal ampuh menyerap bau. Taburkan baking soda secukupnya ke dalam sepatu, diamkan semalaman, lalu keesokan paginya keluarkan sisa bubuknya dengan cara ditepuk atau disedot dengan vacuum cleaner kecil. Cara ini murah, mudah didapat di toko kelontong sekitar Klaten, dan aman untuk sebagian besar jenis sepatu. Ulangi seminggu sekali bila sepatu sering dipakai.
3. Cuci Sepatu dengan Cara yang Tepat
Bila bau sudah membandel, sepatu berbahan kanvas bisa dicuci dengan air sabun lembut dan sikat halus, lalu dikeringkan dengan cara dianginkan hingga benar-benar kering sebelum dipakai lagi. Sepatu kulit dan suede sebaiknya tidak direndam air; cukup lap dengan kain lembap dan gunakan pembersih khusus bahan tersebut. Memakai sepatu yang masih setengah basah justru akan membuat baunya kembali, bahkan lebih menyengat.
4. Perhatikan Kaus Kaki dan Rotasi Sepatu
Gunakan kaus kaki berbahan katun yang menyerap keringat dan ganti setiap hari. Bila memungkinkan, miliki minimal dua pasang sepatu untuk pemakaian harian agar ada jeda sehari bagi sepatu untuk kering sempurna. Menyimpan sepatu dengan bantalan penyerap lembap atau kertas koran bekas di dalamnya juga bisa membantu saat sepatu tidak dipakai.
Kapan Harus Ganti Sol atau Sepatu?
Bila bau tetap bertahan setelah dicuci dan dianginkan berkali-kali, kemungkinan sol dalam sudah terlalu lama menyimpan bakteri. Mengganti sol dalam adalah solusi murah sebelum memutuskan membeli sepatu baru. Namun bila sol sudah rusak, jahitan mengelupas, atau bantalan sudah tipis, mengganti sepatu adalah pilihan yang lebih sehat untuk kaki.
Dengan perawatan rutin, sepatu kesayangan bisa kembali segar dan nyaman dipakai setiap hari. Kuncinya sederhana: jaga sepatu tetap kering, beri waktu untuk bernapas, dan jangan menunda membersihkannya.
Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps






