KLATEN — Sebanyak 130 siswa SMK Negeri 1 Trucuk mendapat edukasi keimigrasian dan pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Rabu (21/10/2026). Kegiatan sosialisasi digelar di sekolah yang berada di Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, itu sebagai bagian dari penguatan Program Desa Binaan Imigrasi.
Sosialisasi diselenggarakan melalui Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian. Para siswa dan siswi dibekali materi mengenai fungsi dan tugas keimigrasian, prosedur pembuatan paspor dan dokumen perjalanan, serta ketentuan hukum keimigrasian yang berlaku di Indonesia.
Selain itu, mereka juga diajak mengenali modus-modus TPPO dan langkah pencegahannya. Kewaspadaan terhadap perekrutan ilegal dan penipuan berkedok tawaran pekerjaan di luar negeri menjadi materi yang ditekankan dalam sosialisasi tersebut.
Baca juga:
- Satresnarkoba Polresta Klaten Edukasi Pelajar SMK, Cegah Narkoba
- Ngobrol Bareng Warga Kemalang, Polresta Klaten Kenalkan Layanan 110
- Cara Bikin NPWP Online 2026 di Klaten, Cukup dari HP
Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Surakarta, Komarudin, menyampaikan bahwa edukasi kepada pelajar penting untuk membangun kesadaran hukum sekaligus mencegah mereka menjadi korban perdagangan orang.
“Generasi muda perlu memahami prosedur keimigrasian yang benar serta mengenali berbagai modus perdagangan orang. Kami berharap para siswa lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas dan selalu memastikan bahwa proses bekerja maupun bepergian ke luar negeri dilakukan melalui jalur resmi,” ujar Komarudin.
Membekali Siswa Hadapi Ancaman TPPO
Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat SMK Negeri 1 Trucuk, Sukarman, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai keimigrasian dan bahaya TPPO menjadi bekal penting bagi siswa, terutama dalam mempersiapkan masa depan dan menghadapi peluang kerja setelah lulus.
“Kami menyambut baik sosialisasi ini karena memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi siswa. Kami berharap para siswa dapat memahami bahaya perdagangan orang, lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri, serta mampu melindungi diri dari praktik perekrutan yang tidak bertanggung jawab,” kata Sukarman.
Kegiatan ini sejalan dengan penguatan Program Desa Binaan Imigrasi di Kecamatan Trucuk. Pada 22 September 2026 lalu, Kantor Imigrasi Surakarta telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pencegahan TPPO dengan lima desa, yaitu Desa Gaden, Desa Kalikebo, Desa Jatipuro, Desa Wonosari, dan Desa Palar.
Sinergi Desa dan Sekolah Tangkal TPPO
Melalui kerja sama tersebut, Imigrasi Surakarta dan pemerintah desa memperkuat sinergi dalam meningkatkan pemahaman serta kewaspadaan masyarakat terhadap TPPO dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).
Sosialisasi di SMK Negeri 1 Trucuk menjadi langkah lanjutan untuk memperluas jangkauan edukasi, khususnya kepada generasi muda yang dinilai rentan menjadi target iming-iming pekerjaan di luar negeri.
Kegiatan sosialisasi ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung hingga pukul 10.30 WIB. Kantor Imigrasi Surakarta berharap kolaborasi dengan pemerintah desa dan institusi pendidikan terus berkembang agar edukasi keimigrasian dan pencegahan TPPO dapat menjangkau masyarakat lebih luas, mulai dari lingkungan sekolah hingga tingkat desa.
Sumber: Solopos/Espos.id. Peristiwa terjadi Rabu (21/10/2026).
Klatenshop Kosmetik — Toko Kosmetik Original di Klaten
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps












