KLATEN, infoklaten.com — Musim hujan membuat keset basah kena hujan menjadi pemandangan biasa di teras rumah warga Klaten. Keset yang diletakkan di depan pintu paling mudah terkena tampias, apalagi saat hujan turun disertai angin. Kalau dibiarkan basah berhari-hari, keset bisa berbau apek, ditumbuhi jamur, dan justru mengotori lantai rumah.
Keset memang dirancang untuk menahan kotoran dari alas kaki, tetapi seratnya juga mudah menyerap air. Air hujan bercampur debu dan lumpur membuat seratnya lembap dan tidak sehat. Selain itu, keset yang licin karena basah bisa membahayakan anak-anak dan lansia yang melangkah di atasnya.
Kabar baiknya, keset basah kena hujan tidak harus langsung dicuci dengan mesin cuci. Dengan cara yang tepat, keset bisa kering lebih cepat dan tetap awet. Kuncinya adalah membuang air sebanyak mungkin di awal, lalu menjemurnya di tempat yang berangin dan tidak lembap.
Baca juga:
- Karpet Cepat Kotor dan Bau? Ini 7 Cara Membersihkannya di Klaten
- Sandal Basah Kena Hujan? Ini 7 Cara Mengeringkannya di Klaten
- Sepatu Basah Kena Hujan? Ini 7 Cara Mengeringkannya di Klaten
7 Cara Mengeringkan Keset Basah Kena Hujan
Berikut tujuh langkah praktis yang bisa dilakukan di rumah:
1. Kibas dan tekan keset. Angkat keset, kibaskan di luar rumah, lalu tekan dengan kain kering atau handuk bekas untuk menyerap air. Cara ini membuang sebagian besar air sebelum keset dijemur.
2. Jemur dengan posisi tegak. Gantung keset di pagar, jemuran, atau sandaran kursi agar kedua sisinya terkena angin. Keset yang dibiarkan menempel di lantai akan jauh lebih lama keringnya.
3. Pilih tempat berangin, bukan panas terik. Angin membantu serat keset kering merata. Untuk keset karet, hindari jemur terlalu lama di bawah matahari terik agar karet tidak cepat getas.
4. Balik keset secara berkala. Balik keset setiap satu hingga dua jam supaya sisi bawahnya juga kering. Sisi bawah yang tetap lembap adalah sumber bau apek yang paling sering luput diperhatikan.
5. Gunakan kipas angin saat hujan tak reda. Letakkan keset di dekat kipas angin atau di ruangan berventilasi baik. Jangan menaruh keset basah di ruangan tertutup dan lembap.
6. Taburi baking soda untuk menghilangkan bau. Setelah keset setengah kering, taburi baking soda secara merata, diamkan sekitar 30 menit, lalu kibaskan dan sikat. Baking soda membantu menyerap sisa bau tanpa merusak serat.
7. Cuci bila lumpurnya sudah tebal. Bila keset sudah penuh lumpur, cuci dengan air dan sabun lembut, sikat perlahan, bilas hingga bersih, lalu jemur tegak sampai benar-benar kering sebelum dipakai lagi.
Kesalahan yang Sering Dilakukan
Kesalahan paling umum adalah langsung menggelar kembali keset yang masih lembap ke dalam rumah. Lantai di bawah keset ikut lembap, debu menempel, dan bau apek menyebar ke ruangan. Jangan pula menumpuk keset basah bersama cucian lain.
Kapan Keset Harus Diganti?
Keset yang sudah tipis, seratnya rontok, atau baunya tidak hilang meski sudah dicuci dan dijemur sampai kering, sebaiknya diganti. Keset rusak sudah tidak efektif menahan kotoran. Mengganti keset secara berkala juga menjaga kebersihan rumah secara keseluruhan.
Dengan perawatan sederhana ini, keset di teras rumah warga Klaten bisa tetap bersih, kering, dan nyaman dipakai sepanjang musim hujan. Luangkan beberapa menit untuk mengeringkannya setiap kali terkena hujan.
Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps












