KLATEN — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Klaten pada Rabu (28/10/2026). Dari penggeledahan itu, penyidik menyita dokumen, barang bukti elektronik, dan sejumlah uang tunai.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan keterangan tersebut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (28/10/2026). Ia menjelaskan penyidik menemukan dan mengamankan dokumen terkait pengadaan barang dan jasa serta barang bukti elektronik. Penyidik juga menyita uang tunai, tetapi KPK belum menyampaikan jumlahnya karena masih dalam proses penghitungan.
“Saat ini masih proses hitung. Jadi, kami belum bisa sampaikan terkait dengan nominal dari uang yang diamankan dalam kegiatan penggeledahan hari ini,” kata Budi, seperti dikutip ANTARA. Menurut laporan yang sama, penggeledahan ini terkait penyidikan dugaan korupsi yang menjerat Bupati Klaten nonaktif Hamenang Wajar Ismoyo. Penyidik mendalami kemungkinan hubungan antara pemberian dari pihak swasta dan proyek-proyek yang dikerjakan di Kabupaten Klaten.
Baca juga:
- KPK Geledah Kantor BPK Jateng Terkait Kasus Klaten
- KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Klaten, Sita Uang dan Perhiasan
- KPK Ungkap Lima Klaster Dugaan Korupsi OTT Bupati Klaten Hamenang
Perkara ini bermula dari operasi tangkap tangan KPK pada Kamis (15/10/2026). Dalam operasi itu, KPK menangkap Hamenang, Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah Ahmad Luthfi H Rahmatullah, dan 21 orang lainnya. Sehari kemudian, Jumat (16/10/2026), KPK mengumumkan Hamenang, Ahmad Luthfi, dan pihak swasta Muhammad Amin Wahyu Utomo sebagai tersangka dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten untuk Tahun Anggaran 2025–2026.
KPK menyebut perkara itu mencakup lima klaster dugaan korupsi, yakni dugaan suap untuk pengondisian audit BPK, pengadaan barang dan jasa, perizinan tambang galian C, setoran dari organisasi perangkat daerah atau satuan kerja perangkat daerah, serta setoran terkait upah pungut. Dokumen pengadaan barang dan jasa yang disita dari Kantor PUPR menjadi bagian dari penelusuran bukti dalam perkara tersebut.
Hingga berita ini ditulis, sumber yang dikutip tidak menyebut adanya tersangka baru maupun penangkapan baru dalam penggeledahan di Kantor PUPR ini. Proses penyidikan masih berjalan, dan dugaan terhadap para pihak harus dibuktikan melalui proses hukum yang berlaku. Bagi warga Klaten, perkembangan ini menegaskan bahwa pengelolaan proyek dan pengadaan di pemerintah daerah sedang diawasi ketat, sehingga transparansi anggaran menjadi kunci agar pembangunan berjalan bersih.
Foto: Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten nonaktif. (Foto: dokumentasi)
Sumber: ANTARA, dilansir News Hive dan Detikcom, Rabu 28 Oktober 2026.
Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps












