KLATEN, INFOKLATEN.COM — Paguyuban Warung Kelontong Madura melakukan audiensi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemerintah Kabupaten Klaten di Sekretariat Paguyuban TKM Madura, Perumahan Griya Trunuh Indah A3, Kecamatan Klaten Selatan, Selasa (13/10/2026) siang. Pertemuan tersebut membahas perkembangan usaha warung kelontong milik warga Madura yang kini menjamur di berbagai wilayah Kabupaten Klaten.
Ketua Paguyuban Warung Kelontong Madura, Andi Prio, mengatakan audiensi ini menjadi ruang komunikasi untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan warga Madura yang menjalankan usaha di Klaten. Ia menilai kunjungan dari Kesbangpol menjadi bentuk pengakuan atas keberadaan paguyuban. “Secara tidak langsung keberadaan paguyuban, legalitasnya sudah diakui dan terdaftar di Kesbangpol,” ujarnya penuh syukur.
Andi berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat memberikan pembinaan sekaligus pengawasan kepada para pelaku usaha warung kelontong agar bisa ikut andil memajukan ekonomi Kabupaten Klaten. Menurutnya, paguyuban saat ini telah memiliki badan hukum yang legal sehingga diharapkan dapat meningkatkan sektor usaha sekaligus pemberdayaan masyarakat.
Baca juga:
- Foto Produk Pakai HP Saja Bisa Terlihat Mahal, Ini 7 Triknya untuk UMKM Klaten
- 5 Oleh-Oleh Khas Klaten yang Wajib Dibawa Pulang, dari Tahu Bacem hingga Kain Lurik
- Petani Klaten Perjuangkan Raperda Sistem Pertanian Organik, Bupati dan Ketua DPRD Kompak Dukung
Sementara itu, Kepala Bidang Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Klaten, Lilik Yunanto, menyambut baik audiensi tersebut. Ia mengatakan pertemuan dengan Paguyuban Warung Kelontong Madura akan digelar secara berkesinambungan sebagai bagian dari upaya Pemkab Klaten membangun komunikasi yang baik dengan organisasi kemasyarakatan.
Lilik menambahkan, pihaknya ingin komunikasi antara warga lokal, warga Madura, dan pemerintah daerah terus terjaga dengan baik. “Melalui komunikasi dan dialog seperti ini, kami berharap hubungan antara pemerintah daerah, warga Madura, dan masyarakat Klaten dapat terus terjaga dengan baik,” pungkasnya.
Selain mendorong peningkatan perekonomian, Lilik menekankan bahwa pondasi kerja sama dimulai dari komunikasi antar sesama warga. Ke depan, Kesbangpol ingin menjalin koordinasi sekaligus memperoleh informasi mengenai perkembangan warung Madura di Kabupaten Klaten, termasuk memantau persebaran dan perkembangannya di setiap kecamatan.
Pertemuan audiensi ini pun diharapkan menjadi titik awal hubungan yang lebih erat antara organisasi kemasyarakatan berbasis usaha kecil dengan pemerintah daerah. Dengan komunikasi yang terjaga, sektor usaha warung kelontong diharapkan dapat tumbuh lebih berkembang sekaligus berkontribusi bagi kemajuan ekonomi masyarakat Klaten secara keseluruhan.
Sumber: KabarTerkiniNews.co.id












