Kerangka Manusia Ditemukan di Dekat GITET Pedan Klaten, Dikenali sebagai Kakek Asal Ceper yang Hilang Sejak Maret

Peristiwa176 Views

KLATEN – Kerangka manusia ditemukan di lahan kosong di sisi timur Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Pedan, Desa Troketon, Kecamatan Pedan, Klaten, Minggu (27/9/2026) siang. Kerangka tersebut kemudian dikenali keluarga sebagai seorang kakek berinisial S (70), warga Desa Kurung, Kecamatan Ceper, yang meninggalkan rumah sejak Maret 2026.

Kapolsek Pedan AKP Nyoto membenarkan penemuan itu. Menurut keterangannya yang dikutip Solopos, temuan berawal dari seorang petani yang sedang menggarap ladang di sekitar lokasi dan melihat benda yang diduga kerangka manusia. Temuan itu dilaporkan ke Polsek Pedan sekitar pukul 11.30 WIB.

Dikenali dari Sisa Kaus

Polsek Pedan berkoordinasi dengan tim Inafis Polresta Klaten untuk olah tempat kejadian perkara. Di tengah proses identifikasi, seorang warga mengaku mengenali sisa pakaian yang masih menyatu dengan kerangka, berupa kaus dan celana pendek, sebagai milik anggota keluarganya yang hilang.

“Ada salah satu warga yang mengaku bahwa itu merupakan salah satu keluarga dari korban. Ini dibuktikan bahwa dia melihat sisa dari pakaian berupa kaos dan celana kolor yang menyatu dengan kerangka tersebut,” kata Nyoto, dikutip Solopos.

Kepala Dusun 1 Desa Kurung, Srihadi, menyebut kaus tersebut adalah kaus paguyuban warga di desanya. Berdasarkan keterangan keluarga, S terakhir kali pergi dari rumah pada 22 Maret 2026 dan tidak kembali. Keluarga sempat mencari, tetapi tidak membuahkan hasil.

Baca juga:

Diserahkan kepada Keluarga

Hasil pemeriksaan Inafis bersama petugas medis Puskesmas Pedan menunjukkan kerangka sekitar 90 persen masih lengkap. Soal penyebab kematian, Kapolsek menyatakan masih dalam penyelidikan.

Pada Minggu sore, anak kandung S datang ke Polsek Pedan. Setelah keluarga menandatangani surat pernyataan, kerangka diserahkan dan diantar dengan ambulans relawan ke rumah duka untuk dimakamkan.

Jika ada anggota keluarga, terutama lansia, yang pergi dari rumah dan tidak kembali, warga dapat segera melapor ke kantor polisi terdekat serta perangkat desa agar pencarian bisa dilakukan lebih luas.

Sumber: Solopos (keterangan Kapolsek Pedan AKP Nyoto dan Kadus 1 Desa Kurung); detikJateng.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *