KLATEN, infoklaten.com — Kontingen anggar Kabupaten Klaten menutup tiga hari pertama pertandingan cabang olahraga (cabor) anggar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di posisi ketiga. Hingga Jumat (30/10/2026) siang, Klaten mengoleksi satu medali emas, tiga perak, dan dua perunggu, atau total enam medali.
Cabor anggar Porprov Jateng 2026 dipertandingkan di GOR Sepak Takraw, Kota Salatiga. Kota Solo memimpin klasemen sementara dengan enam emas, satu perak, dan enam perunggu. Enam emas Solo diraih dari nomor degen individu putra, floret individu putri, floret individu putra, degen beregu putra, floret beregu putri, dan sabel beregu putra.
Peringkat kedua ditempati Kabupaten Kendal dengan dua emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Dua emas Kendal berasal dari nomor sabel individu putra dan degen individu putri. Sementara itu, Kota Semarang baru mengoleksi satu medali perak. Laporan yang dikutip dari Espos.id belum merinci nomor-nomor yang dimenangi atlet Klaten maupun nama-nama peraih medalinya.
Baca juga:
- Pesilat Klaten Firja Ahmad Zulkarnaen Raih Emas Porprov Jateng 2026
- Pembalap Klaten Farrel Zaidane Raih Perunggu Road Race Porprov
- Porprov Jateng 2026 Resmi Dibuka, Plt Bupati Klaten Semangati Atlet
Dominasi Solo dan Target Tujuh Emas
Technical Delegate Cabor Anggar Porprov Jateng 2026, Hendra Faradillah, menyebut dominasi Solo selama tiga hari pertama sulit terbendung. Menurutnya, para peraih medali juga masuk dalam tim Pelatda yang disiapkan menuju PON 2028. Hendra menilai persaingan di bawah Solo masih sangat merata, dengan sejumlah nama baru yang menonjol dan menjadi catatan untuk dipanggil Pelatda, termasuk bibit-bibit baru dari Kendal, Salatiga, dan Klaten.
Manajer Anggar Kota Solo, Nuruddin Priya Budi Santoso, mensyukuri enam emas yang sudah diraih. Solo sebenarnya ditargetkan tujuh emas oleh KONI Solo, sehingga satu emas lagi masih diburu pada sisa pertandingan. “Kami memang ditargetkan tujuh emas dari KONI Solo. Alhamdulillah sudah dapat enam emas, tinggal satu lagi. Semoga hari ini nambah satu emas untuk mencapai target medali,” kata Nuruddin.
Semarang Akui Mental Jadi Kendala
Di sisi lain, Pelatih Anggar Kota Semarang, Hermawan, mengakui timnya datang tanpa kekuatan terbaik sehingga belum mampu meraih emas. Ia menyebut faktor mental dan fisik memengaruhi performa atlet, terutama pada laga final melawan Solo yang berstatus juara bertahan. “Untuk Solo memang juara bertahan. Mungkin mental anak-anak sudah turun karena menghadapi tim unggulan. Akhirnya, semangat mereka juga berkurang,” ujar Hermawan. Ia berharap evaluasi setelah Porprov 2026 menjadi bekal para atlet untuk kembali bersaing memperebutkan emas.
Modal Berharga bagi Atlet Klaten
Bagi Klaten, enam medali dari cabor anggar menjadi tambahan modal berharga bagi kontingennya di Porprov Jateng 2026. Sebelumnya, pesilat Klaten Firja Ahmad Zulkarnaen sudah meraih emas, sementara pembalap Klaten Farrel Zaidane menyumbang perunggu dari nomor road race. Capaian anggar ini juga sejalan dengan catatan Technical Delegate yang menyebut Klaten memiliki bibit-bibit baru potensial untuk masuk skuad Pelatda. Dukungan warga Klaten diharapkan terus mengalir agar para atlet tampil maksimal hingga akhir pertandingan.
Info belanja: Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps
Sumber: Espos.id, Jumat 30 Oktober 2026. Pertandingan cabor anggar Porprov Jateng XVII 2026 berlangsung di GOR Sepak Takraw, Salatiga.












