Bantal Cepat Kempes? Ini Penyebab dan 7 Cara Merawatnya di Klaten

Ekonomi74 Views

KLATEN, infoklaten.com — Bantal yang dulu empuk bisa terasa tipis dan kempes setelah dipakai berbulan-bulan. Leher terasa pegal saat bangun, tidur pun kurang nyenyak. Padahal, bantal yang kempes sering kali bukan berarti harus langsung dibuang — banyak penyebabnya bisa dicegah dengan perawatan yang tepat.

Bantal kempes umumnya terjadi karena isian di dalamnya memadat. Serat dakron, kapuk, atau bulu angsa lama-kelamaan menggumpal akibat tekanan kepala setiap malam, kelembapan, dan cara mencuci yang kurang tepat. Di musim hujan, bantal yang jarang dijemur lebih mudah lembap dan kehilangan kelenturannya.

Selain itu, kebiasaan menumpuk dua bantal atau menekuk bantal saat duduk bersandar ikut mempercepat kerusakan isian. Bantal yang dipakai bermain atau diduduki pun lebih cepat berubah bentuk.

Baca juga:

7 Cara Merawat Bantal agar Tetap Empuk

1. Jemur secara rutin. Jemur bantal di tempat teduh yang berangin setiap satu hingga dua minggu sekali. Sinar matahari pagi membantu mengurangi kelembapan, tetapi hindari menjemur terlalu lama di terik siang agar serat tidak rapuh.

2. Kibas dan tepuk setiap pagi. Setelah bangun, kibas bantal dan tepuk-tepuk perlahan dari semua sisi. Cara sederhana ini membantu isian kembali mengembang dan tidak menggumpal di satu titik.

3. Gunakan sarung bantal pelindung. Sarung pelindung (protector) menahan keringat dan debu masuk ke isian. Cuci sarung pelindung secara berkala, sementara bantalnya sendiri tidak perlu sering dicuci.

4. Cuci dengan cara yang benar. Bantal dakron umumnya bisa dicuci dengan mesin memakai mode lembut dan deterjen cair secukupnya. Bantal kapuk sebaiknya tidak direndam lama. Selalu ikuti label perawatan di bantal Anda.

5. Keringkan sampai benar-benar kering. Bantal yang disimpan dalam keadaan setengah basah akan menggumpal dan berbau apek. Pastikan bantal kering sempurna sebelum dipakai atau disimpan, termasuk bagian tengahnya.

6. Simpan dengan benar. Bantal cadangan sebaiknya disimpan dalam wadah kain yang bisa bernapas, bukan plastik tertutup rapat. Jangan menindih bantal dengan barang berat di lemari.

7. Rotasi posisi bantal. Sesekali balik dan putar posisi bantal agar tekanan tidak selalu menumpuk di area yang sama. Kebiasaan kecil ini cukup membantu menjaga bentuk bantal lebih lama.

Kapan Bantal Sebaiknya Diganti?

Jika bantal sudah tidak kembali mengembang meski sudah dijemur dan ditepuk, isian menggumpal permanen, atau menimbulkan bau yang tidak hilang setelah dicuci, itu tandanya bantal sudah waktunya diganti. Umumnya bantal perlu diganti setiap satu hingga dua tahun, tergantung bahan dan pemakaian. Bagi warga Klaten, mengganti bantal tepat waktu juga penting untuk menjaga kualitas tidur, apalagi bagi yang bekerja seharian dan membutuhkan istirahat malam yang berkualitas.

Dengan perawatan rutin, bantal bertahan lebih lama dan tidur lebih nyaman. Mulailah akhir pekan ini: jemur bantal dan pasang sarung pelindungnya.

Sumber: panduan perawatan tekstil rumah tangga dan praktik perawatan bantal umum.

Info Belanja:

Website: https://www.klatenshop.com

Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *