Kasur Bau Apek? Ini Cara Mencucinya agar Bersih dan Nyaman Dipakai

Ekonomi107 Views

KLATEN — Kasur yang dipakai setiap malam bisa diam-diam menjadi sarang debu, keringat, dan bau apek. Karena letaknya tertutup seprai, banyak warga yang lupa bahwa kasur juga perlu dicuci dan dirawat secara berkala, bukan hanya diganti seprainya.

Bau apek pada kasur biasanya muncul dari kelembapan yang terperangkap di dalam busa atau kapuk. Keringat saat tidur, udara kamar yang pengap, dan tumpahan kecil yang tidak segera dibersihkan bisa membuat kasur lembap. Jika dibiarkan, kondisi ini membuat tidur terasa tidak nyaman dan kasur cepat terasa kotor.

Membersihkan kasur tidak harus selalu dengan jasa cuci profesional. Untuk perawatan rutin, cara sederhana di rumah sudah cukup membantu menjaga kasur tetap bersih, kering, dan nyaman dipakai. Kuncinya adalah rutin, sabar, dan tidak membuat kasur terlalu basah.

Baca juga:

Langkah membersihkan kasur di rumah

Pertama, lepas semua seprai, pelindung kasur, dan sarung bantal, lalu cuci seperti biasa. Setelah itu, vakum seluruh permukaan kasur secara perlahan, termasuk bagian sisi dan lipatannya. Langkah ini membantu mengangkat debu, rambut, dan kotoran halus yang menempel di permukaan.

Kedua, taburkan soda kue secara merata di atas kasur dan diamkan selama beberapa jam, idealnya empat sampai enam jam. Soda kue membantu menyerap bau dan kelembapan ringan. Setelah itu, vakum kembali sampai tidak ada sisa bubuk yang tertinggal.

Ketiga, bersihkan noda yang terlihat dengan kain lembap dan sedikit sabun lembut. Usapkan dari tepi noda ke arah dalam agar noda tidak melebar, lalu tepuk-tepuk dengan kain kering. Hindari menyiram kasur dengan air karena bagian dalam yang basah sulit kering dan justru bisa menimbulkan bau baru.

Keempat, jemur atau angin-anginkan kasur bila memungkinkan. Di Klaten, manfaatkan matahari pagi di teras atau ruang yang sirkulasi udaranya baik. Kasur yang benar-benar kering akan terasa lebih segar dan tidak lembap saat dipakai kembali pada malam hari.

Tips agar kasur awet dan tidak cepat bau

Gunakan pelindung kasur yang bisa dicuci agar keringat dan debu tidak langsung meresap ke kasur. Ganti seprai secara rutin, setidaknya seminggu sekali, dan buka jendela kamar setiap pagi agar udara berganti. Hindari makan dan minum di atas kasur untuk mengurangi risiko tumpahan.

Jika kasur sudah mengeluarkan bau yang tidak hilang meski sudah dibersihkan, busanya terasa menggumpal, atau pegasnya sudah tidak rata, itu tanda kasur perlu diperbaiki atau diganti. Memaksakan memakai kasur yang sudah rusak justru membuat tidur tidak nyenyak dan badan terasa pegal saat bangun.

Perawatan sederhana ini tidak memakan banyak biaya, tetapi dampaknya terasa setiap malam. Kasur yang bersih membuat kamar terasa lebih segar, tidur lebih nyenyak, dan kasur pun bisa dipakai lebih lama.

Sumber: panduan perawatan kasur dan perlengkapan tidur rumah tangga, dirangkum untuk pembaca Klaten.


Info Belanja
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *