7 Cara Memilih Telur Segar di Klaten, Cek Sebelum Membeli

Ekonomi48 Views

KLATEN, infoklaten.com — Telur hampir selalu ada di dapur warga Klaten, mulai untuk sarapan dadar, campuran adonan kue, hingga lauk cepat saji. Sayangnya, tidak semua telur yang dijual di pasar atau warung masih segar. Telur yang sudah lama disimpan bisa berbau, putih telurnya encer, dan rasanya kurang enak saat dimasak.

Kabar baiknya, kesegaran telur bisa dicek tanpa alat khusus, cukup dengan melihat, meraba, dan melakukan tes sederhana sebelum membeli.

Perlu diingat, telur yang retak sebaiknya tidak dibeli untuk disimpan lama. Retakan kecil pada cangkang bisa menjadi jalan masuk bakteri, sehingga telur lebih cepat rusak. Bila menemukan telur retak di rumah, segera pakai dan masak sampai matang sempurna.

Baca juga:

1. Periksa Cangkang, Pilih yang Utuh dan Bersih

Telur segar umumnya bercangkang utuh, tidak retak, dan terasa sedikit kasar saat diraba. Hindari telur yang cangkangnya lembek, berlendir, atau bernoda kotoran menempel tebal.

2. Lakukan Tes Air Sebelum Membeli Banyak

Tes air adalah cara paling mudah di rumah. Masukkan telur ke dalam gelas berisi air: telur segar akan tenggelam dan berbaring mendatar di dasar gelas. Telur yang berdiri tegak masih bisa dipakai, tetapi segera olah. Telur yang mengapung sebaiknya tidak dipakai lagi.

3. Goyangkan Pelan, Dengarkan Isinya

Goyangkan telur perlahan di dekat telinga. Telur segar hampir tidak menimbulkan suara karena isinya masih padat. Bila terdengar bunyi koclak yang jelas, itu tanda putih telur sudah encer dan telur sudah cukup lama disimpan.

4. Lihat Kuning Telur Saat Dipecahkan

Saat dipecahkan ke mangkuk, telur segar menunjukkan kuning telur yang bulat, menonjol, dan berwarna cerah, dikelilingi putih telur yang kental. Kuning telur yang datar dan mudah pecah, serta putih telur yang sangat encer, menandakan telur sudah tidak segar.

5. Cium Baunya, Jangan Ragu Membuang yang Aneh

Telur segar hampir tidak berbau. Bila tercium bau menyengat, asam, atau seperti belerang saat telur dipecahkan, jangan dipakai. Satu telur yang rusak bisa merusak seluruh adonan, jadi pecahkan telur satu per satu ke mangkuk kecil sebelum dicampur ke masakan.

6. Perhatikan Ukuran dan Beratnya

Untuk ukuran yang sama, telur segar terasa lebih berat karena kadar air di dalamnya masih terjaga. Telur yang terasa sangat ringan kemungkinan sudah lama disimpan dan sebagian isinya menguap melalui pori-pori cangkang.

7. Beli di Tempat Terpercaya dan Simpan dengan Benar

Belilah telur di pedagang langganan yang perputaran dagangannya cepat, misalnya pasar pagi atau toko yang ramai pembeli. Di rumah, simpan telur di tempat sejuk dan kering, atau di kulkas dengan ujung runcing menghadap ke bawah. Jangan mencuci telur sebelum disimpan, karena lapisan pelindung alami pada cangkang bisa hilang. Cuci sesaat sebelum dipakai.

Sedikit teliti saat memilih, masakan pun jadi lebih enak dan aman untuk keluarga.


Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *