KLATEN, infoklaten.com — Galon air isi ulang sudah jadi andalan banyak rumah tangga di Klaten. Praktis dan hemat, tapi ada satu masalah yang sering luput dari perhatian: bagian dalam galon yang lama-lama berlumut. Lapisan hijau licin itu bukan cuma membuat air terlihat kotor, tapi juga bisa memengaruhi rasa dan kebersihan air minum keluarga.
Lumut tumbuh subur di tempat yang lembap dan terkena cahaya. Galon yang diletakkan dekat jendela, di teras, atau di dapur yang terang, apalagi yang jarang dicuci, adalah tempat favoritnya. Lumut pada galon masih bisa dibersihkan sendiri di rumah.
Sebelum mulai membersihkan, kosongkan galon sepenuhnya dan bilas dengan air bersih. Periksa leher dan dasar galon, dua area yang paling sering berlumut.
Baca juga:
- Botol Minum Cepat Bau? Ini 7 Cara Membersihkannya di Klaten
- Ketel Air Berkerak? Ini 7 Cara Membersihkannya di Klaten
- Gelas Kaca Cepat Buram? Ini Penyebab dan 7 Cara Membersihkannya di Klaten
1. Gosok dengan sikat galon bergagang panjang
Cara paling dasar sekaligus paling efektif adalah menggosok dinding dalam galon dengan sikat khusus galon yang gagangnya panjang. Sikat ini bisa menjangkau dasar galon yang tidak terjangkau tangan. Gosok seluruh permukaan dengan gerakan memutar, lalu bilas sampai air bilasan benar-benar bening.
2. Rendam dengan air hangat dan sabun cuci piring
Tuang air hangat dan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam galon, tutup, lalu kocok perlahan. Diamkan sekitar 15 menit agar kotoran melunak, kemudian gosok dan bilas berulang kali. Pastikan tidak ada sisa sabun yang tertinggal sebelum galon dipakai lagi.
3. Pakai baking soda untuk lumut membandel
Untuk lumut yang sudah menempel kuat, taburkan dua hingga tiga sendok makan baking soda ke dalam galon, tambahkan air hangat, dan diamkan selama 30 menit. Baking soda membantu meluruhkan lumut dan menghilangkan bau apek. Setelah itu gosok dan bilas sampai bersih.
4. Bilas dengan cuka untuk kerak dan bau
Cuka dapur bisa dipakai untuk membilas galon setelah digosok. Campurkan satu bagian cuka dengan tiga bagian air, kocok sebentar, lalu buang dan bilas dengan air bersih. Cara ini membantu menghilangkan kerak tipis dan bau yang menempel.
5. Jemur terbalik sampai benar-benar kering
Setelah dicuci, balik galon dengan mulut menghadap ke bawah dan angin-anginkan sampai bagian dalamnya benar-benar kering. Galon yang disimpan dalam keadaan masih basah akan lebih cepat berlumut kembali.
6. Jangan letakkan galon di tempat terkena matahari
Sinar matahari langsung mempercepat tumbuhnya lumut. Simpan galon di tempat teduh dan sejuk, jauh dari jendela dan pintu yang sering terkena sinar. Bila perlu, tutupi galon dengan kain bersih saat tidak dipakai.
7. Cuci rutin dan ganti galon yang sudah retak
Biasakan mencuci galon setiap satu hingga dua kali pengisian, bukan menunggu lumut terlihat. Galon yang sudah retak, tergores dalam, atau berubah warna sebaiknya tidak dipakai lagi, karena goresan menjadi tempat menempelnya kotoran.
Dengan perawatan rutin, air minum keluarga tetap jernih dan segar.
Info belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps






