450 Sambungan PDAM Disiapkan untuk Warga Tlogowatu Klaten

Ekonomi65 Views

KLATEN, infoklaten.com — Ratusan rumah di Desa Tlogowatu, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, segera teraliri air bersih dari layanan PDAM Tirta Merapi Klaten. Tahun ini, PDAM membangun reservoir atau bak penampung berkapasitas besar di desa lereng Gunung Merapi tersebut, sekaligus memasang jaringan pipa transmisi dan distribusi ke rumah-rumah warga.

Tlogowatu selama ini menjadi salah satu desa yang langganan krisis air bersih saat kemarau tiba. Warga mengandalkan air hujan yang ditampung dalam bak di rumah masing-masing untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ketika kemarau datang, warga harus membeli air bersih atau mengandalkan bantuan air yang didistribusikan pemerintah daerah dan berbagai pihak.

Upaya mengatasi krisis itu sudah dilakukan desa setempat, tetapi belum membuahkan hasil. Pengeboran di berbagai lokasi sudah dicoba berulang kali, namun sumber air yang diharapkan tidak kunjung ditemukan.

Baca juga:

Reservoir Dibangun di Dukuh Sidomuluk

Berdasarkan pantauan di lapangan, bak reservoir dibangun di wilayah Dukuh Sidomuluk. Pipa sambungan air bersih ke rumah warga sudah terpasang dan dilengkapi dengan meteran. Air dialirkan dari sumber terdekat dengan Desa Tlogowatu, yang lokasinya berada di dataran lebih rendah dari desa tersebut.

Kepala Desa Tlogowatu, Suprat Widoyo, mengungkapkan pemasangan jaringan ke rumah-rumah masih dalam tahap pelaksanaan. Ditargetkan, ada 450 sambungan rumah pelayanan air bersih PDAM di wilayah Tlogowatu.

“Saat ini yang sudah terpasang sekitar 300 sambungan rumah,” jelas Suprat saat dihubungi Espos.

Warga Sudah Rasakan Uji Coba Aliran Air

Sambungan air bersih dari PDAM kali ini diharapkan bisa mengatasi persoalan krisis air di Tlogowatu yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Suprat menjelaskan sambungan yang terpasang tahun ini baru menjangkau separuh rumah penduduk di wilayah desa tersebut.

Salah satu warga Dukuh Sidomuluk, Nyarto, 52 tahun, menjelaskan sudah ada uji coba aliran air dari bak PDAM ke rumah-rumah warga, termasuk ke rumahnya. “Sudah empat hari ini dialirkan [uji coba],” kata Nyarto saat ditemui di rumahnya, Jumat (27/10/2026).

Nyarto berharap sambungan dari PDAM itu bisa mengatasi permasalahan air bersih di wilayahnya yang mengalami kesulitan setiap kemarau tiba. “Iya, daerah ini langganan kekurangan air bersih. Kadang beli, kadang ngangsu dari sumber. Ada juga bantuan yang dimasukkan ke bak musala,” kata dia.

Ia menjelaskan pencarian hingga pengeboran sumber air di wilayah Tlogowatu sudah berulang kali dilakukan. “Sudah bolak balik mengebor. Sudah 10 kali mengebor tetapi gagal terus,” kata Nyarto.

Masih 430 Keluarga Menunggu Giliran

Di balik kabar baik itu, masih ada pekerjaan rumah yang menunggu. Suprat menyebut sekitar 430 keluarga di dukuh-dukuh yang belum terpasang masih menunggu giliran sambungan air bersih.

“Harapan kami di 2027 ada alokasi lagi untuk penambahan sambungan air ke rumah warga di dukuh-dukuh yang belum terpasang. Masih ada sekitar 430 keluarga yang belum mendapatkan sambungan air tahun ini,” kata Suprat.

Bagi warga Tlogowatu, hadirnya jaringan PDAM bukan sekadar soal keran yang mengalir. Di desa yang setiap kemarau harus berburu air, sambungan ini menjadi harapan agar kebutuhan paling dasar itu tidak lagi bergantung pada hujan, pembelian air tangki, maupun bantuan yang datang tidak menentu.

Sumber: Solopos/Espos.id, Senin 2 November 2026.

Info Belanja:

Website: https://www.klatenshop.com

Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *