8.000 Koperasi Merah Putih Dipantau Serentak Mulai Hari Ini, Wamen Desa Kunjungi KDKMP di Klaten

Ekonomi60 Views

KLATEN – Pemerintah pusat mulai memantau operasional sekitar 8.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara serentak pada Kamis (15/10/2026). Kabupaten Klaten menjadi salah satu daerah yang dikunjungi langsung oleh Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamen Desa PDT) dalam rangka pemantauan operasionalisasi KDKMP di wilayahnya.

Pemantauan serentak tersebut diawali rapat koordinasi terbatas yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) di Jakarta, Rabu (14/10/2026). Menurut Zulhas, pemantauan tahap pertama akan berlangsung selama delapan hari untuk mengidentifikasi kendala operasional di lapangan sekaligus memastikan kegiatan usaha koperasi dapat berjalan. “Monitoring itu untuk memastikan barang ini sudah ada belum? Kalau belum ada, kenapa?” ujar Zulhas seusai memimpin rapat koordinasi tersebut.

Pemantauan melibatkan peran aktif para panglima komando daerah militer (pangdam), gubernur, dan bupati. Pada hari pertama, lebih dari 100 KDKMP dikunjungi langsung oleh para menteri dan wakil menteri yang telah dibagi tugasnya. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut kunjungan ke 107 titik KDKMP merupakan sampel dari puluhan ribu KDKMP yang telah selesai dibangun, untuk mengecek apakah seluruh perangkat dan kelengkapan koperasi siap mendukung percepatan operasionalisasi. Untuk mendukung kegiatan ini, pemerintah menyiapkan posko pemantauan yang beroperasi selama satu bulan dan melaporkan perkembangan setiap sore.

Baca juga:

Di Kabupaten Klaten sendiri, berdasarkan agenda resmi Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Kabupaten Klaten, kunjungan Wamen Desa PDT dalam rangka pemantauan operasionalisasi KDKMP digelar pada Kamis (15/10/2026) pukul 10.00 WIB. Rombongan meninjau KDKMP di Desa Bowan, Desa Jetis, dan Desa Delanggu di Kecamatan Delanggu, serta KDKMP di Desa Lumbungkerep, Desa Jelobo, dan Desa Gunting di Kecamatan Wonosari.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Koperasi ini dirancang untuk memutus panjangnya rantai distribusi komoditas sekaligus menjadi pusat pemenuhan kebutuhan masyarakat desa, mulai dari kios pupuk, beras SPHP, minyak goreng, gas LPG, hingga sembako dan barang bersubsidi lainnya. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2026, PT Agrinas Pangan Nusantara mendapat penugasan mengoperasikan KDKMP selama dua tahun sebagai masa transisi, mencakup pengelolaan sumber daya manusia dan usaha, pendampingan, evaluasi, hingga penyusunan laporan dan standar operasional.

Klaten bukan daerah yang asing bagi program ini. Pada pertengahan 2025 lalu, Koperasi Desa Merah Putih di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, sempat ditinjau sejumlah pejabat tinggi negara dan direncanakan diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Melalui pemantauan serentak ini, pemerintah berharap seluruh KDKMP segera beroperasi penuh dan menghadirkan manfaat nyata bagi penguatan ekonomi desa serta kesejahteraan masyarakat.

Sumber: Kantor Berita Antara (via zonautara.com), semarak.co, suarapemerintah.id, baratanews.id, lingkar.news, dan agenda resmi prokopim.klaten.go.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *