Lemari Bau Apek Saat Musim Hujan? Ini 7 Cara Mengatasinya di Klaten

Ekonomi34 Views

KLATEN, infoklaten.com — Memasuki musim hujan, banyak warga Klaten mengeluhkan lemari pakaian yang tiba-tiba berbau apek. Pakaian yang semula wangi setelah dicuci bisa ikut berbau lembap, bahkan terasa kurang nyaman dipakai. Masalah ini wajar terjadi saat udara lembap bertahan lama dan sirkulasi udara di dalam rumah berkurang.

Bau apek pada lemari umumnya muncul karena kelembapan yang terperangkap di dalam ruang tertutup. Pakaian yang disimpan dalam keadaan belum benar-benar kering, lemari yang menempel rapat ke dinding, serta ruangan yang jarang dibuka jendelanya membuat udara lembap sulit keluar. Bila dibiarkan, kondisi ini bisa memicu tumbuhnya jamur tipis di sudut lemari dan noda pada pakaian.

Selain mengganggu kenyamanan, lemari yang lembap juga bisa merusak pakaian. Warna kain bisa kusam, serat kain melemah, dan aroma apek sulit hilang meski pakaian sudah dicuci ulang. Karena itu, mengatasi sumber kelembapannya jauh lebih penting daripada sekadar menambahkan pewangi di dalam lemari.

Baca juga:

7 Cara Mengatasi Lemari Bau Apek

1. Kosongkan dan angin-anginkan lemari. Keluarkan seluruh pakaian, lalu buka pintu lemari selama beberapa jam agar udara lembap keluar. Lap bagian dalam dengan kain kering sebelum pakaian dimasukkan kembali.

2. Pastikan pakaian benar-benar kering. Jangan menyimpan pakaian yang masih terasa lembap, terutama setelah dijemur saat hujan. Pakaian yang belum kering adalah sumber utama bau apek di dalam lemari.

3. Beri jarak dari dinding. Geser lemari beberapa sentimeter dari dinding agar udara bisa mengalir di belakangnya. Dinding yang lembap saat musim hujan bisa memindahkan kelembapannya ke lemari.

4. Gunakan penyerap lembap. Letakkan kapur barus, arang aktif, atau silica gel di sudut lemari. Ganti secara berkala karena daya serapnya akan habis seiring waktu.

5. Bersihkan jamur dengan benar. Bila ada bercak jamur, lap dengan kain yang dibasahi campuran air dan cuka, lalu keringkan sepenuhnya. Jangan langsung menutup pintu lemari sebelum bagian dalam benar-benar kering.

6. Atur isi lemari agar tidak terlalu penuh. Lemari yang terlalu sesak menghambat sirkulasi udara. Sisakan ruang antar pakaian dan pisahkan pakaian yang jarang dipakai agar mudah diangin-anginkan.

7. Buka jendela secara rutin. Saat hujan reda, buka jendela kamar selama beberapa saat agar udara segar masuk. Sirkulasi udara yang baik adalah cara paling sederhana menjaga lemari tetap kering sepanjang musim hujan.

Dengan perawatan rutin, lemari bisa kembali segar dan pakaian tetap nyaman dipakai. Bila bau apek tidak juga hilang setelah lemari dibersihkan dan diangin-anginkan, periksa kembali sumber kelembapannya, misalnya rembesan dinding atau atap, sebelum kerusakan meluas ke pakaian dan perabot lain.

Tips ini disusun dari praktik perawatan rumah tangga yang umum dilakukan untuk menjaga perabot kayu tetap kering saat musim hujan.

Info Belanja:

Website: https://www.klatenshop.com

Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *