Selimut Bau Apek Saat Musim Hujan? Ini 7 Cara Mengatasinya di Klaten

Ekonomi105 Views

KLATEN, infoklaten.com — Selimut yang terasa bau apek tentu membuat tidur menjadi kurang nyaman. Masalah ini sering muncul saat musim hujan, ketika selimut sulit kering sempurna dan kamar terasa lebih lembap dari biasanya. Padahal, selimut yang bersih dan kering bisa membantu tidur lebih nyenyak.

Penyebab utama bau apek pada selimut adalah kelembapan yang terperangkap di dalam serat kain. Keringat, debu, dan sisa deterjen yang tidak terbilas bersih bisa menempel dan menimbulkan bau. Selimut yang langsung dilipat saat masih agak lembap, atau disimpan lama di lemari yang pengap, juga lebih cepat berbau.

Tanda selimut perlu segera dicuci antara lain baunya tercium jelas saat dibentangkan, warnanya tampak kusam, dan permukaannya terasa agak lengket. Jika dibiarkan, bau bisa semakin kuat dan selimut terasa kurang segar meski baru dipakai sebentar.

Baca juga:

7 Cara Mengatasi Selimut Bau Apek

  1. Cuci secara rutin. Cuci selimut setiap dua sampai empat minggu sekali, atau lebih sering bila dipakai setiap malam. Ikuti label perawatan pada selimut agar bahannya tidak cepat rusak.
  2. Bilas sampai benar-benar bersih. Sisa deterjen yang tertinggal bisa menimbulkan bau. Gunakan takaran deterjen sesuai petunjuk dan bilas sekali lagi bila busanya masih banyak.
  3. Keringkan sampai benar-benar kering. Ini langkah paling penting saat musim hujan. Jemur di tempat berangin, balik posisinya secara berkala, dan jangan melipat selimut sebelum bagian dalamnya kering.
  4. Manfaatkan sinar matahari saat cerah. Bila ada jeda cerah di pagi atau siang hari, jemur selimut sebentar. Sinar matahari membantu mengurangi bau dan membuat selimut terasa lebih segar.
  5. Tambahkan cuka atau soda kue saat mencuci. Untuk selimut yang boleh dicuci dengan mesin, setengah gelas cuka putih pada bilasan atau soda kue pada cucian bisa membantu menetralkan bau. Coba dulu pada selimut berbahan kuat dan tetap ikuti label perawatan.
  6. Jaga kamar tetap berventilasi. Buka jendela pada pagi hari agar udara berganti. Kamar yang pengap membuat selimut, bantal, dan kasur lebih mudah menyerap bau lembap.
  7. Simpan dengan cara yang benar. Simpan selimut cadangan dalam wadah bersih dan kering, beri pengharum lemari atau kapur barus secukupnya, dan jangan menumpuknya di tempat yang lembap.

Bila bau apek tidak hilang setelah dicuci dan dikeringkan dengan benar, periksa apakah ada noda jamur atau bagian yang sudah menipis. Selimut yang sudah berjamur luas sebaiknya tidak dipakai lagi, terutama oleh anak-anak dan anggota keluarga yang sensitif terhadap debu.

Di Klaten, musim hujan membuat pekerjaan mencuci dan menjemur memang perlu strategi. Manfaatkan jeda cerah, keringkan selimut sampai tuntas, dan simpan dengan benar agar selimut tetap segar setiap malam.

Tips di atas merupakan panduan perawatan tekstil rumah tangga secara umum. Selalu ikuti label perawatan pada masing-masing selimut.


Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *