KLATEN — Memasuki musim kemarau, banyak warga Klaten mengeluhkan nyamuk yang terasa makin banyak di dalam rumah. Gigitan nyamuk bukan hanya gatal dan mengganggu tidur, tetapi juga bisa menjadi pintu masuk penyakit seperti demam berdarah dengue (DBD) bila tidak diwaspadai.
Nyamuk berkembang biak di genangan air, sekecil apa pun. Di musim kemarau, bak mandi, ember, pot tanaman, hingga talang air yang jarang dibersihkan justru menjadi tempat favorit nyamuk bertelur. Suhu udara yang hangat juga membuat nyamuk lebih aktif, terutama pada pagi dan sore hari.
Kabar baiknya, mengusir nyamuk tidak harus selalu mengandalkan obat nyamuk kimia. Kombinasi menjaga kebersihan rumah dan memanfaatkan bahan alami terbukti cukup efektif untuk mengurangi populasi nyamuk di dalam rumah. Berikut tujuh cara yang bisa langsung dipraktikkan warga Klaten.
Baca juga:
- Waspada DBD di Musim Hujan, Ini Gejala dan Cara Mencegahnya di Klaten
- 7 Cara Membersihkan Kerak Kamar Mandi agar Kinclong Lagi
- Kulkas Bau? Ini Penyebab dan 7 Cara Menghilangkannya di Klaten
1. Pasang kelambu dan kasa nyamuk. Kelambu di tempat tidur dan kasa di jendela serta ventilasi adalah pertahanan paling dasar. Pastikan tidak ada kasa yang robek, karena satu celah kecil sudah cukup bagi nyamuk untuk masuk.
2. Tanam serai dan lavender. Aroma serai dan lavender tidak disukai nyamuk. Letakkan pot tanaman ini di dekat jendela, pintu, atau teras rumah agar nyamuk enggan mendekat.
3. Manfaatkan lemon dan cengkeh. Belah lemon menjadi dua, lalu tancapkan beberapa butir cengkeh di permukaannya. Letakkan di sudut ruangan atau dekat tempat tidur sebagai pengusir nyamuk alami yang murah dan mudah dibuat.
4. Kuras dan tutup tampungan air. Ini langkah terpenting. Kuras bak mandi dan ember minimal seminggu sekali, tutup rapat tempat penampungan air, dan kubur atau singkirkan barang bekas yang bisa menampung air hujan. Prinsip ini dikenal sebagai gerakan 3M Plus: menguras, menutup, dan mendaur ulang.
5. Nyalakan kipas angin. Nyamuk adalah serangga yang lemah saat terbang melawan angin. Kipas angin yang menyala di ruangan membuat nyamuk sulit mendekat dan menggigit.
6. Gunakan lotion antinyamuk saat beraktivitas di luar. Saat berkebun, memancing, atau beraktivitas di pekarangan pada pagi dan sore hari, oleskan lotion antinyamuk pada kulit yang terbuka.
7. Jaga kebersihan pekarangan. Pangkas rumput dan semak yang terlalu rimbun, bersihkan selokan dari sampah, dan pastikan tidak ada genangan di sekitar rumah. Lingkungan yang bersih membuat nyamuk kehilangan tempat bersembunyi dan berkembang biak.
Bila anggota keluarga mengalami demam tinggi mendadak disertai nyeri otot dan bintik merah setelah banyak digigit nyamuk, segera periksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat. Penanganan dini jauh lebih baik daripada menunggu gejala memburuk.
Dengan langkah-langkah sederhana di atas, rumah bisa kembali nyaman tanpa gangguan nyamuk, sekaligus melindungi keluarga dari risiko penyakit yang dibawa nyamuk.
Sumber: panduan pengendalian nyamuk Kementerian Kesehatan (gerakan 3M Plus) dan tips perawatan rumah tangga.
Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps






