Polresta Klaten Ingatkan Pengendara soal Muatan Motor

Kriminal118 Views

KLATEN, infoklaten.com — Polresta Klaten mengingatkan para pengendara sepeda motor agar memperhatikan muatan yang dibawa saat berkendara. Muatan yang terlalu banyak atau tidak tertata dengan baik dapat mengganggu kendali kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalan. Imbauan ini disampaikan melalui Humas Polresta Klaten pada Minggu (8/11/2026).

Membawa barang menggunakan sepeda motor memang diperbolehkan, tetapi pengendara harus memperhatikan kapasitas angkut dan keseimbangan kendaraan. Muatan yang menumpuk ke samping atau menjulang terlalu tinggi membuat motor sulit dikendalikan, terutama saat berbelok, mengerem mendadak, atau melintasi jalan yang tidak rata. Kondisi ini berbahaya bukan hanya bagi pengendara sendiri, tetapi juga bagi pengguna jalan lain di sekitarnya.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pengendara ketika membawa barang. Pastikan muatan tidak melebihi kapasitas kendaraan, susun barang dengan aman agar keseimbangan tetap terjaga, serta gunakan helm dan perlengkapan berkendara yang lengkap. Barang yang dibawa sebaiknya diikat kuat agar tidak bergeser atau terjatuh selama perjalanan.

Baca juga:

Jangan Utamakan Kecepatan Saat Bawa Muatan

Pengendara juga diingatkan untuk tidak mengutamakan kecepatan ketika membawa muatan. Kendaraan yang terbebani membutuhkan perhatian lebih, sehingga pengendara harus menjaga kendali dan menyesuaikan kecepatan selama perjalanan. Semakin berat muatan, semakin panjang pula jarak pengereman yang dibutuhkan.

Kapolresta Klaten Kombes Pol Ari Cahya Nugraha melalui Kasihumas Polresta Klaten AKP Edi Nugroho mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan keselamatan saat membawa barang menggunakan sepeda motor.

“Jangan memaksakan membawa muatan melebihi kapasitas kendaraan. Utamakan keselamatan daripada kecepatan,” ujarnya.

Edukasi di Pengujung Operasi Patuh Candi

Imbauan ini menjadi bagian dari edukasi keselamatan dalam pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 yang berakhir hari ini, Minggu (8/11/2026), setelah digelar selama 14 hari sejak Senin (26/10/2026). Selama operasi berlangsung, Polresta Klaten mengedepankan pendekatan edukasi dan imbauan persuasif di samping penegakan hukum, mulai dari imbauan memakai helm berstandar SNI, larangan bermain ponsel saat berkendara, hingga teguran tertulis bagi pengendara di bawah umur.

Data Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah menunjukkan urgensi imbauan semacam ini. Angka kecelakaan lalu lintas di Jawa Tengah periode Januari hingga September 2026 mencapai 6.935 kejadian, naik 28 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Operasi Patuh Candi juga menjadi bagian dari persiapan kepolisian dalam menghadapi pengamanan Natal dan Tahun Baru melalui Operasi Lilin 2026.

Polresta Klaten mengajak seluruh pengendara untuk lebih bijak saat membawa barang. Pastikan muatan aman, kendaraan tetap seimbang, dan perjalanan berlangsung dengan mengutamakan keselamatan. Warga yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan gangguan keamanan dan ketertiban dapat menghubungi Call Center Polri 110 yang siaga selama 24 jam.

Sumber: Humas Polresta Klaten via polres.klaten.go.id; Humas Polda Jawa Tengah. Diakses Minggu, 8 November 2026.

Info Belanja

Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed