KLATEN – Rowo Jombor di Kecamatan Bayat, Klaten, kini dijajaki sebagai lokasi pernikahan. Pemerintah Kabupaten Klaten memperkenalkan konsep Destination Wedding Experience yang memadukan akad nikah dengan destinasi wisata, diawali dengan akad nikah pasangan Diwang dan Nindy di atas perahu wisata Rowo Jombor, Kamis (17/9/2026).
Konsep ini melibatkan Pemkab Klaten, pengelola destinasi wisata, pelaku ekonomi kreatif, serta pelaku usaha pernikahan dan event. Tujuannya menawarkan alternatif lokasi pernikahan yang unik sekaligus mempromosikan potensi wisata Klaten.
Tiga Titik Wisata Dilibatkan
Rangkaian acara tidak hanya digelar di atas perahu. Menurut laporan Infojateng.id, beberapa titik wisata di kawasan Rowo Jombor diaktifkan sekaligus, yakni Taman Nyi Ageng Rakit, perairan Rowo Jombor, dan Bukit Sidoguro. Setiap lokasi tidak sekadar menjadi latar acara, tetapi juga sarana promosi wisata daerah.
Mempelai perempuan, Nindy, mengaku sengaja memilih Rowo Jombor. “Memilih menikah di Rowo Jombor ini karena biar beda sama yang lain. Lokasi kami dekat dengan Rowo Jombor, biar Rowo Jombor ini dikenal,” ujarnya.
Baca juga:
- Wisata Air OMAC Umbul Cokro Tulung Klaten: Tiket Rp15.000, Ada River Tubing hingga Waterboom
- Festival Desa Wisata Desamorfosis 2026 Digelar di Taman Barepan Cawas 25–26 September, Gratis
- Kopi Sapuangin Klaten Diburu, Permintaan 10 Ton tapi Produksi Baru 3 Ton
Pemkab Beri Apresiasi
Penjabat Sekretaris Daerah Klaten, Jaka Purwanto, mengapresiasi kolaborasi tersebut. “Kami mengapresiasi adanya kolaborasi acara akad nikah dengan destinasi pariwisata di Klaten,” katanya. Menurut Radar Solo, Pemkab Klaten memandang akad nikah di atas perahu ini sebagai pengalaman unik dan inspirasi untuk pengembangan wisata daerah berbasis kolaborasi.
Ke depan, konsep serupa diharapkan bisa dikembangkan di destinasi wisata lain di Klaten sehingga membuka peluang baru bagi pelaku ekonomi kreatif, mulai dari penyedia jasa dekorasi, rias, dokumentasi, hingga kuliner.
Wisata Air dan Kuliner Ikan
Rowo Jombor merupakan waduk yang dikenal dengan warung apung di atas air, wisata perahu, dan kuliner ikan air tawar. Kawasan ini juga populer sebagai tempat menikmati matahari terbenam. Selain wisatawan, perairan Rowo Jombor menjadi tempat warga mencari dan membudidayakan ikan.






