Mencuci motor sendiri di rumah jadi kebiasaan banyak warga Klaten untuk menghemat biaya. Tapi tahukah Anda, cara mencuci motor yang keliru justru bisa bikin cat cepat kusam, muncul baret halus, bahkan merusak komponen elektrik?
Kesalahan-kesalahan ini sering dianggap sepele karena motor terlihat bersih setelah dicuci. Padahal dampaknya baru terasa beberapa bulan kemudian: warna cat memudar, bodi penuh swirl mark, dan rantai cepat berkarat.
Berikut tujuh kesalahan saat mencuci motor yang paling sering dilakukan, plus cara yang benar agar motor awet kinclong.
Baca juga:
- 5 Kebiasaan Merawat Motor Matic Biar Awet Dipakai Harian
- 7 Ciri Kampas Kopling Motor Habis, Jangan Tunggu Selip
- 7 Tanda Rantai Motor Minta Diganti, Jangan Tunggu Putus
1. Mencuci di Bawah Terik Matahari Langsung
Mencuci motor siang bolong saat matahari terik membuat sampo cepat mengering di permukaan cat sebelum sempat dibilas. Hasilnya: noda sabun membandel dan bercak putih yang sulit hilang. Cucilah di tempat teduh atau saat pagi/sore hari.
2. Pakai Sabun Cuci Piring atau Deterjen
Sabun cuci piring dan deterjen mengandung bahan kimia keras yang bisa mengikis lapisan pernis (clear coat) cat motor. Lama-kelamaan warna cat jadi doff dan kusam. Gunakan sampo khusus motor yang pH-nya seimbang.
3. Kain atau Spons yang Kotor dan Kasar
Spons bekas yang sudah berpasir atau kain kasar menjadi “amplas” yang menggores cat setiap kali digosokkan. Sediakan spons dan lap microfiber khusus yang selalu dicuci bersih sebelum dipakai.
4. Semprot Air Bertekanan Tinggi ke Bagian Elektrik
Jet washer yang diarahkan ke soket kabel, busi, atau bearing roda bisa mendorong air masuk ke celah sempit. Akibatnya motor susah hidup setelah dicuci atau bearing cepat oblak. Jaga jarak semprotan dan hindari area sensitif.
5. Langsung Gosok Tanpa Bilas Debu Dulu
Debu dan pasir yang menempel di bodi harus dibilas dulu dengan air mengalir. Kalau langsung digosok dengan spons, butiran pasir itu menggores cat dan meninggalkan baret halus di sekujur bodi.
6. Dibiarkan Kering Sendiri Tanpa Dilap
Air yang dibiarkan menetes dan mengering sendiri meninggalkan bercak kapur (water spot), terutama kalau air di daerah Anda berkapur. Setelah dibilas, segera keringkan dengan lap chamois atau microfiber yang bersih.
7. Mencuci Mesin Saat Masih Panas
Menyiram air dingin ke mesin yang baru dipakai bisa membuat komponen logam mengalami perubahan suhu ekstrem dan merusak seal. Tunggu 15–30 menit setelah motor dipakai sebelum mulai mencuci.
Tips Mencuci Motor yang Benar
Urutannya sederhana: bilas debu dulu, cuci dari atas ke bawah dengan sampo khusus motor, bilas bersih, keringkan dengan lap microfiber, lalu lumasi rantai bila motor Anda tipe bebek atau sport. Dengan cara ini, cat motor bisa tetap kinclong bertahun-tahun.
Untuk warga Klaten yang tidak sempat mencuci sendiri, jasa cuci motor banyak tersedia di sepanjang jalan utama Klaten dengan tarif terjangkau. Pilih tempat yang memakai sampo khusus dan tidak menyemprot elektrik secara brutal.
Sumber: Redaksi infoklaten.com
Info Belanja
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps






