7 Kebiasaan yang Bikin Baterai HP Cepat Rusak, Hindari Mulai Sekarang

Ekonomi46 Views

KLATEN — Baterai ponsel yang cepat habis sering kali bukan semata karena usia perangkat, melainkan karena kebiasaan pemakaian sehari-hari. Bagi warga Klaten yang mengandalkan ponsel untuk bekerja, berjualan, hingga berkomunikasi dengan keluarga, baterai yang cepat rusak tentu merepotkan dan bisa menambah pengeluaran untuk servis atau ganti perangkat.

Kebanyakan ponsel masa kini memakai baterai lithium-ion. Jenis baterai ini memang akan menurun kemampuannya seiring waktu, tetapi panas berlebih, pola pengisian yang ekstrem, dan beban kerja yang berat bisa mempercepat penurunan tersebut. Kabar baiknya, sebagian besar kebiasaan itu bisa diubah tanpa biaya tambahan.

Berikut tujuh kebiasaan yang patut dihindari agar baterai ponsel lebih awet, dirangkum dari panduan umum produsen ponsel dan pakar teknologi.

Baca juga:

1. Membiarkan ponsel kepanasan

Panas adalah musuh utama baterai. Meninggalkan ponsel di dasbor mobil yang terjemur matahari, di dekat kompor, atau dipakai bermain gim berat sambil diisi daya bisa membuat suhu perangkat melonjak.

2. Sering membiarkan baterai kosong total

Membiarkan baterai habis sampai ponsel mati total secara berulang bisa membebani sel baterai. Sebaiknya isi daya sebelum baterai menyentuh angka sangat rendah, misalnya saat tersisa sekitar 20 persen.

3. Selalu mengisi sampai 100 persen

Di sisi lain, menahan baterai di angka 100 persen dalam waktu lama juga kurang ideal. Untuk pemakaian harian, mengisi hingga sekitar 80–90 persen sudah cukup. Banyak ponsel kini menyediakan fitur pembatas pengisian yang bisa diaktifkan di pengaturan.

4. Memakai charger dan kabel abal-abal

Charger tanpa standar keamanan berisiko menyalurkan tegangan yang tidak stabil. Gunakan charger bawaan atau produk bersertifikat yang sesuai dengan spesifikasi ponsel.

5. Bermain gim berat sambil mengisi daya

Pemakaian berat saat pengisian membuat ponsel bekerja ganda: mengisi baterai sekaligus menyuplai daya untuk prosesor dan layar. Kombinasi ini menghasilkan panas berlebih. Bila perlu bermain gim atau merekam video panjang, lebih baik lepas dulu chargernya.

6. Layar terlalu terang dan aplikasi berjalan liar

Kecerahan layar maksimal dan banyak aplikasi yang terus berjalan di latar belakang membuat baterai cepat terkuras, sehingga frekuensi pengisian pun bertambah. Atur kecerahan otomatis, batasi aplikasi latar belakang yang tidak penting, dan aktifkan mode hemat daya saat baterai menipis.

7. Mengisi daya semalaman setiap hari

Mengisi daya semalaman sesekali tidak langsung merusak ponsel modern, karena perangkat umumnya berhenti mengisi saat penuh. Namun kebiasaan ini membuat baterai lebih lama berada di tegangan tinggi dan terpapar panas dari kasur atau bantal. Bila memungkinkan, isi daya di waktu senggang saat ponsel bisa diawasi.

Intinya, jaga ponsel tetap sejuk, hindari ekstrem kosong dan penuh, serta pakai aksesori yang aman. Dengan perubahan kecil itu, baterai bisa bertahan lebih lama dan warga Klaten tidak perlu bolak-balik ke tempat servis hanya karena baterai cepat drop.

Sumber: panduan umum produsen ponsel dan pakar teknologi. Tanggal peristiwa: 24 Oktober 2026.

Info Belanja
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *