Jaket Basah Kena Hujan? Ini 7 Cara Mengeringkannya di Klaten

Ekonomi69 Views

KLATEN, infoklaten.com — Pulang kehujanan di Klaten, jaket sering jadi korban pertama. Air hujan menempel di bahan, kerah, dan kantong, lalu jaket terasa berat, dingin, dan lembap. Bila langsung digantung di dalam lemari, jaket basah bisa menimbulkan bau apek dan noda jamur yang sulit hilang.

Musim hujan yang sedang berjalan membuat kondisi ini mudah berulang. Pengendara motor, pejalan kaki, hingga warga yang beraktivitas di luar rumah bisa pulang dengan jaket yang kuyup meski hanya sebentar terkena hujan. Karena itu, cara mengeringkan jaket tidak boleh asal-asalan.

Prinsipnya sederhana: keluarkan air sebanyak mungkin, beri sirkulasi udara, dan jangan memaksakan panas berlebih. Jaket yang dikeringkan dengan cara yang tepat akan lebih awet, tidak kaku, dan tidak meninggalkan bau. Berikut tujuh cara yang bisa dilakukan di rumah.

Baca juga:

1. Kibaskan dan Gantung dengan Gantungan yang Kokoh

Setibanya di rumah, kibaskan jaket perlahan di luar ruangan agar air yang menempel rontok. Setelah itu, gantung jaket memakai gantungan yang kokoh dan lebar, bukan gantungan kawat tipis. Gantungan yang baik membantu jaket mempertahankan bentuk bahu dan membuat udara mengalir ke seluruh bagian.

2. Tekan dengan Handuk Kering

Bentangkan handuk kering yang bersih, letakkan jaket di atasnya, lalu tekan perlahan dari luar. Handuk akan menyerap sebagian air tanpa merusak bahan. Ulangi dengan handuk kering lainnya bila perlu. Cara ini sangat membantu untuk jaket berbahan tebal yang lama kering bila hanya diangin-anginkan.

3. Angin-anginkan di Ruangan Berventilasi

Gantung jaket di ruangan yang memiliki sirkulasi udara baik, misalnya dekat jendela atau di bawah kipas angin. Hindari menggantung jaket di ruangan tertutup dan lembap, karena udara yang tidak bergerak justru membuat jaket lama kering dan mudah berbau.

4. Buka Ritsleting dan Keluarkan Isi Kantong

Buka ritsleting, kancing, dan bagian kerah agar udara masuk ke dalam jaket. Keluarkan semua isi kantong, termasuk tisu, struk, dan barang kecil lain yang bisa rusak atau meninggalkan noda. Balik kantong ke luar sebentar supaya bagian dalamnya ikut kering.

5. Keringkan Tudung dan Bagian Lipatan Secara Terpisah

Bagian tudung, kerah, dan lipatan lengan biasanya paling lama kering karena bahannya bertumpuk. Bentangkan tudung dan rapikan lipatan agar tidak saling menempel. Bila perlu, selipkan handuk kecil yang kering di dalam tudung selama beberapa saat untuk menyerap air.

6. Jangan Memakai Panas Berlebih

Hindari mengeringkan jaket langsung di atas kompor, di dekat api, atau dengan pengering rambut bersuhu tinggi. Panas berlebih bisa membuat bahan mengkerut, lapisan antiair rusak, dan warna cepat pudar. Bila terpaksa memakai pengering rambut, gunakan angin dingin dengan jarak yang cukup.

7. Pastikan Benar-benar Kering Sebelum Disimpan

Sebelum dimasukkan ke lemari, raba bagian dalam jaket, ketiak, dan kantong. Jaket yang terasa masih dingin dan lembap sebaiknya diangin-anginkan lebih lama. Menyimpan jaket yang belum kering adalah penyebab paling umum bau apek dan jamur muncul beberapa hari kemudian.

Dengan tujuh langkah di atas, jaket yang basah karena hujan bisa kembali kering, nyaman dipakai, dan lebih awet. Warga Klaten yang setiap hari beraktivitas di luar rumah sebaiknya menyiapkan gantungan dan handuk kering di rumah, agar jaket tidak menumpuk dalam keadaan basah saat musim hujan.

Info Belanja:

Website: https://www.klatenshop.com

Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *