Ringkasan Berita:
- Mahasiswi asal Luwu, Sulawesi Selatan berinisial IDC (20) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Jogja-Solo, tepatnya di Desa Jombor, Ceper, Klaten.
- Korban diduga mengantuk saat mengendarai motor matik hingga kehilangan kendali dan menabrak median jalan di jalur yang dikenal rawan kecelakaan karena menikung dan menurun.
- IDC sempat dilarikan ke RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka parah di bagian kepala.
infoklaten.com – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Jalan Jogja-Solo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Seorang mahasiswi asal Sulawesi Selatan dilaporkan meninggal dunia usai mengalami kecelakaan tunggal di wilayah Desa Jombor, Kecamatan Ceper, Klaten.
Korban diketahui berinisial IDC (20), warga Suli, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
IDC merupakan seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) di Yogyakarta.
Peristiwa tragis tersebut terjadi saat korban mengendarai sepeda motor matik seorang diri di jalur utama Jogja-Solo.
Diduga, korban kehilangan konsentrasi saat berkendara hingga akhirnya mengalami kecelakaan fatal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, IDC diduga mengantuk ketika melintas di ruas jalan tersebut.
Akibatnya, motor yang dikendarainya oleng dan menabrak median jalan dengan cukup keras.
Seorang saksi mata di lokasi menyebut korban terjatuh setelah menghantam pembatas jalan di jalur yang dikenal cukup rawan kecelakaan itu.
Saat kejadian, korban diketahui tetap mengenakan helm pengaman.
Namun benturan keras membuat IDC mengalami luka serius di bagian kepala.
Warga sekitar dan pengendara yang melintas sempat memberikan pertolongan sebelum korban dievakuasi ke rumah sakit.
Ruas jalan di lokasi kecelakaan memang dikenal cukup berbahaya, terutama bagi pengendara yang kurang waspada.
Selain memiliki kontur jalan menikung, jalur tersebut juga menurun sehingga kerap memicu kecelakaan lalu lintas.
Kondisi itulah yang diduga ikut memperparah kecelakaan yang dialami mahasiswi asal Sulawesi Selatan tersebut.
Setelah kejadian, korban sempat dilarikan ke RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun nahas, nyawa IDC tidak berhasil diselamatkan.
Korban dikabarkan mengembuskan napas terakhir sesaat setelah tiba di rumah sakit.
Kabar meninggalnya IDC pun meninggalkan duka mendalam, terutama bagi keluarga dan kerabat korban di kampung halamannya.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi para pengendara agar selalu menjaga kondisi tubuh dan fokus saat berkendara, terutama ketika melintasi jalur rawan kecelakaan.
Pengendara diimbau untuk beristirahat terlebih dahulu apabila merasa lelah atau mengantuk demi menghindari kejadian fatal di jalan raya.
(infoklaten.com/Candra)

