Toples plastik adalah andalan dapur banyak keluarga di Klaten. Praktis, ringan, dan mudah ditumpuk, wadah ini dipakai untuk menyimpan lauk, sambal, kue, hingga bahan makanan kering. Masalahnya, setelah beberapa kali dipakai, toples sering meninggalkan bau yang membandel meski sudah dicuci dengan sabun.
Bau itu biasanya berasal dari sisa minyak dan bumbu yang meresap ke pori-pori plastik. Makanan beraroma kuat seperti sambal, rendang, atau tumisan bawang bisa meninggalkan jejak aroma yang sulit hilang. Jika toples langsung ditutup dalam keadaan masih lembap, bau apek pun makin mudah muncul.
Kabar baiknya, toples yang berbau belum tentu harus dibuang. Dengan cara membersihkan yang tepat dan perawatan rutin, wadah plastik bisa kembali netral dan nyaman dipakai. Kuncinya ada pada pencucian yang tuntas, pengeringan yang sempurna, dan penyimpanan yang tidak lembap.
Baca juga:
- Kulkas Bau? Ini Penyebab dan 7 Cara Menghilangkannya di Klaten
- 7 Cara Membersihkan Wajan Teflon agar Tidak Cepat Mengelupas
- Panci Gosong? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Lapisan
1. Cuci segera setelah dipakai
Jangan biarkan sisa makanan mengering berjam-jam di dalam toples. Segera bilas dan cuci dengan sabun cuci piring dan air hangat. Sisa makanan yang dibiarkan terlalu lama lebih mudah meresap dan menimbulkan bau.
2. Rendam dengan air hangat dan sabun
Untuk bau yang sudah telanjur menempel, rendam toples dalam air hangat bersabun selama 30 menit. Gosok bagian dalam, sudut, dan lekukan tutup dengan spons lembut agar tidak menggores permukaan plastik.
3. Manfaatkan baking soda
Baking soda dikenal mampu menyerap bau. Larutkan dua sendok makan baking soda dalam air hangat, lalu rendam toples semalaman. Keesokan harinya, bilas sampai bersih dan keringkan. Cara ini aman untuk pemakaian sehari-hari.
4. Gunakan cuka untuk bau membandel
Jika bau masih terasa, bilas toples dengan campuran air dan sedikit cuka putih, lalu diamkan beberapa menit sebelum dibilas kembali. Hindari merendam terlalu lama karena aroma cuka juga bisa tertinggal bila tidak dibilas tuntas.
5. Jemur dan angin-anginkan sampai benar-benar kering
Setelah dicuci, balik toples dan biarkan mengering di tempat berangin. Jangan menutupnya selagi masih basah, karena kelembapan yang terperangkap adalah penyebab utama bau apek. Pastikan tutupnya juga kering sebelum disimpan.
6. Simpan tanpa ditutup rapat bila tidak dipakai
Untuk toples yang jarang dipakai, simpan dengan tutup sedikit terbuka atau terpisah. Sirkulasi udara mencegah bau pengap. Letakkan juga di tempat kering, jauh dari kompor dan sinar matahari langsung agar plastik tidak cepat berubah bentuk.
7. Ganti bila sudah retak atau berubah warna
Toples yang retak, tergores dalam, atau berubah warna permanen sebaiknya tidak lagi dipakai untuk makanan. Goresan menjadi tempat menempelnya sisa makanan dan bakteri, sehingga bau makin sulit hilang. Mengganti wadah yang sudah rusak justru lebih hemat daripada menyimpan makanan yang cepat basi.
Dengan tujuh langkah di atas, toples plastik di dapur warga Klaten bisa lebih awet dan tetap segar. Rawatlah wadah makanan seperti merawat peralatan dapur lainnya: cuci tuntas, keringkan sempurna, dan simpan dengan benar.
Sumber: panduan perawatan peralatan dapur umum.
Info Belanja
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps












