Waspada DBD di Musim Hujan, Ini Gejala dan Cara Mencegahnya di Klaten

Kesehatan106 Views

Musim Hujan Tiba, Kasus DBD Klaten Berpotensi Naik

Musim hujan mulai tiba di Klaten, dan bersamaan dengan itu warga diimbau waspada terhadap demam berdarah dengue (DBD). Penyakit yang ditularkan gigitan nyamuk Aedes aegypti ini kerap melonjak setiap musim hujan tiba, ketika genangan air di mana-mana menjadi tempat favorit nyamuk berkembang biak.

Berdasarkan pola tahunan Kementerian Kesehatan, kasus DBD di Indonesia biasanya mulai naik pada awal musim hujan, sekitar Oktober hingga November. Telur-telur nyamuk yang bertahan selama musim kemarau menetas begitu tergenang air hujan. Warga yang tinggal di kawasan padat penduduk dan dekat genangan air menjadi kelompok paling berisiko.

Kenali gejalanya sejak dini. DBD umumnya diawali demam tinggi mendadak mencapai 39–40 derajat Celsius yang berlangsung 2–7 hari, disertai sakit kepala berat, nyeri di belakang mata, serta nyeri sendi dan otot hingga dijuluki “breakbone fever”. Gejala lain yang bisa muncul antara lain mual, ruam kemerahan di kulit, mimisan, atau gusi berdarah.

Baca juga:

Yang perlu diwaspadai, fase paling berbahaya justru terjadi saat demam mulai turun, biasanya hari ketiga hingga ketujuh. Pada fase kritis ini penderita bisa mengalami muntah terus-menerus, nyeri perut hebat, perdarahan, hingga tubuh lemas dan dingin. Bila muncul tanda-tanda tersebut, segera bawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat, jangan menunggu parah.

Cegah DBD dengan 3M Plus

Pencegahan paling efektif tetap memutus rantai perkembangbiakan nyamuk lewat gerakan 3M Plus. Pertama, menguras tempat penampungan air seperti bak mandi, ember, dan dispenser minimal seminggu sekali. Kedua, menutup rapat wadah penampung air. Ketiga, mengubur atau mendaur ulang barang bekas seperti kaleng dan botol yang bisa menampung air hujan.

“Plus”-nya tak kalah penting: gunakan losion anti nyamuk saat beraktivitas, pasang kawat kasa pada ventilasi rumah, serta taburkan larvasida (abate) pada bak air yang sulit dikuras. Perlu diketahui, fogging atau pengasapan hanya membunuh nyamuk dewasa dan tidak menyentuh jentik-jentik di genangan air, sehingga 3M tetap menjadi kunci utama.

Gotong Royong, Kunci Warga Klaten Bebas DBD

Di Klaten, semangat gotong royong bisa menjadi senjata ampuh melawan DBD. Warga diimbau rutin kerja bakti membersihkan selokan, pekarangan, dan saluran air di lingkungan masing-masing agar tidak ada genangan yang menjadi sarang nyamuk. Bila ada tetangga atau anggota keluarga yang demam berhari-hari tanpa sebab jelas, segera sarankan untuk memeriksakan diri ke puskesmas.

Selama menunggu diagnosis, penderita disarankan banyak minum cairan dan cukup istirahat. Hindari obat golongan antiinflamasi seperti ibuprofen atau aspirin tanpa anjuran dokter karena berisiko memperparah perdarahan; parasetamol umumnya lebih aman untuk menurunkan demam sambil menunggu pemeriksaan medis.

Sumber: Kementerian Kesehatan RI


Info belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *