KLATEN – Kemarau panjang dan suhu siang yang mencapai 35 derajat Celsius di Klaten tak hanya membuat gerah, tetapi juga bisa membuat kulit terasa kering, kusam, bahkan bersisik. Menurut dokter Marianti dari Alodokter, seperti dikutip Antara, kulit kering terjadi karena lapisan pelindung kulit kehilangan kadar air dan minyak alami, sementara cuaca panas membuat cairan tubuh lebih cepat menguap.
Kabar baiknya, kulit kering umumnya bisa dicegah dengan kebiasaan sederhana. Berikut tujuh langkah yang dianjurkan.
1. Pakai Pelembap Segera Setelah Mandi
Oleskan pelembap saat kulit masih sedikit lembap, sesaat setelah mandi. Cara ini membantu mengunci kadar air di kulit.
2. Pilih Kandungan yang Tepat
Cari pelembap yang mengandung gliserin atau ceramide. Bahan-bahan ini membantu menjaga kelembapan dan memperbaiki lapisan pelindung kulit. Untuk kulit yang sangat kering, tekstur krim umumnya lebih melembapkan daripada losion.
3. Mandi dengan Air Hangat, Jangan Terlalu Lama
Air yang terlalu panas dan mandi berlama-lama dapat mengikis minyak alami kulit. Gunakan air bersuhu normal atau hangat, dan batasi waktu mandi.
Baca juga:
- Klaten Panas Terik, Ini 6 Cara Pilih dan Pakai Sunscreen yang Benar Menurut BPOM dan Dokter
- Jangan Asal Beli Skincare, BPOM Temukan 14 Kosmetik Berbahaya: Ini Cara Cek KLIK
- Cuaca Klaten Selasa 29 September 2026: Cerah, Sore Berawan, Siang 35 Derajat; Merapi Masih Siaga
4. Gunakan Sabun yang Lembut
Pilih sabun atau pembersih yang lembut dan bebas pewangi. Hindari produk dengan deterjen keras yang membuat kulit terasa “ketarik” setelah dibilas.
5. Cukupi Minum Air Putih
Hidrasi dari dalam sama pentingnya. Minum air putih yang cukup setiap hari, terutama setelah beraktivitas di luar ruangan.
6. Tetap Pakai Tabir Surya
Paparan sinar matahari memperparah kulit kering. Oleskan tabir surya sebelum beraktivitas di luar rumah dan gunakan kembali secara berkala.
7. Jangan Digaruk
Kulit kering bisa terasa gatal, tetapi menggaruk berisiko menimbulkan luka dan infeksi. Redakan dengan pelembap.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan diri ke dokter spesialis kulit jika kulit sampai pecah-pecah, terasa perih, muncul ruam, atau mengeluarkan cairan meski sudah dirawat sendiri di rumah.
Sumber: Antara (keterangan dr. Marianti, Alodokter); Liputan6; BMKG (prakiraan cuaca).






