Kekeringan Klaten: BPBD Salurkan 35.000 Liter Air Bersih ke 3 Desa

Ekonomi52 Views

KLATEN, infoklaten.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kekeringan di Kabupaten Klaten dalam laporan perkembangan penanganan bencana hingga Kamis (5/11/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten pun kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak, Rabu (4/11/2026).

Sebanyak tujuh tangki atau setara 35.000 liter air bersih didistribusikan kepada 537 kepala keluarga (KK) atau 1.314 jiwa di tiga desa. Di antaranya, dua tangki disalurkan ke Desa Bawak, satu tangki ke Desa Burikan di Kecamatan Cawas, serta dua tangki ke Desa Krakitan di Kecamatan Bayat.

Kekeringan di Klaten telah berlangsung sejak Juni 2026 akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Dampaknya kini meluas ke 15 desa di tujuh kecamatan, dengan jumlah warga terdampak mencapai 19.588 jiwa atau 5.775 KK. Sebagai gambaran, hingga 25 Oktober 2026 lalu BPBD telah menyalurkan 1.396 tangki atau sekitar tujuh juta liter air bersih sejak 15 Juni 2026.

Baca juga:

Kemarau Panjang, Hujan Diprediksi Mundur

Bagi warga desa terdampak, dropping air bersih menjadi penopang utama untuk kebutuhan minum, memasak, dan mandi selama kemarau. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mencatat wilayah Juwiring telah 157 hari tanpa hujan, dan Kabupaten Klaten telah menetapkan status siaga darurat kekeringan.

BMKG juga memprediksi awal musim hujan 2026/2027 di wilayah Klaten mundur dari jadwal normal. Kondisi ini membuat warga di desa-desa terdampak harus bersabar lebih lama menanti pasokan air dari hujan, sementara sumur dan sumber air di sekitar permukiman terus menyusut.

Bantuan Terus Berdatangan

Selain dari BPBD, bantuan air bersih juga terus berdatangan dari berbagai pihak. PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, misalnya, telah menyalurkan 285.000 liter air bersih melalui 57 pengiriman truk tangki ke 16 desa di tujuh kecamatan pada Oktober 2026 lalu.

Pemerintah Kabupaten Klaten juga menggelar salat istisqa di halaman Pendopo Pemkab Klaten pada Selasa (27/10/2026) sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan. Ratusan jemaah mengikuti salat tersebut bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Klaten.

Warga Diimbau Hemat Air

Selama kemarau belum berakhir, warga diimbau menghemat penggunaan air bersih dan memanfaatkan bantuan dropping secara bijak. Warga yang membutuhkan informasi penyaluran air bersih dapat menghubungi pemerintah desa setempat atau BPBD Kabupaten Klaten.

Sumber: BNPB, dilansir Vibizmedia.com, Kamis 5 November 2026; data tambahan Solopos/Espos.id, Selasa 27 Oktober 2026.

Info Belanja:

Website: https://www.klatenshop.com

Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *