Maag Sering Kambuh? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya di Klaten

Ekonomi113 Views

KLATEN, infoklaten.com — Maag sering kambuh menjadi keluhan yang akrab bagi banyak warga. Perut terasa perih di ulu hati, kembung, mual, dan cepat kenyang padahal baru makan sedikit. Keluhan ini bisa datang tiba-tiba, terutama saat pola makan berantakan, pekerjaan menumpuk, atau kebiasaan minum kopi berlebihan.

Maag atau gastritis adalah peradangan pada dinding lambung. Menurut Kementerian Kesehatan RI, penyebabnya antara lain infeksi bakteri Helicobacter pylori, penggunaan obat antiinflamasi non-steroid (OAINS), stres, serta pola makan yang tidak teratur. Bagi warga Klaten yang beraktivitas padat sejak pagi, telat makan karena sibuk sering menjadi pemicu utama.

Gejala maag kambuh umumnya berupa nyeri atau rasa terbakar di ulu hati, perut kembung, mual, sering bersendawa, dan nafsu makan menurun. Pada sebagian orang, keluhan memburuk setelah makan pedas, minum kopi, atau langsung berbaring sehabis makan.

Baca juga:

Penyebab Maag Kambuh yang Paling Sering Terjadi

Pola makan tidak teratur menempati urutan pertama. Melewatkan sarapan, makan terlalu banyak sekaligus, lalu membiarkan perut kosong terlalu lama membuat asam lambung mengiritasi dinding lambung. Kebiasaan makan terburu-buru dan tidak mengunyah dengan baik juga memperberat kerja lambung.

Pemicu berikutnya adalah makanan dan minuman tertentu. Makanan pedas, asam, dan berlemak, serta kopi, soda, dan alkohol, dapat merangsang produksi asam lambung. Stres psikologis pun berperan: saat stres, tubuh memproduksi hormon yang meningkatkan asam lambung, sehingga maag mudah kambuh di tengah tekanan pekerjaan.

Penggunaan obat pereda nyeri golongan OAINS tanpa anjuran dokter dan kebiasaan merokok juga memperburuk kondisi lambung. Rokok melemahkan katup antara lambung dan kerongkongan, sehingga asam lebih mudah naik dan menimbulkan rasa terbakar di dada.

Cara Mencegah Maag Kambuh

Makanlah dalam porsi kecil tetapi sering, misalnya lima sampai enam kali sehari, agar perut tidak kosong terlalu lama. Kunyah makanan perlahan dan hindari makan besar menjelang tidur. Setelah makan, beri jeda dua sampai tiga jam sebelum berbaring.

Kurangi makanan pemicu seperti sambal yang terlalu pedas, gorengan, dan makanan asam. Batasi kopi dan minuman bersoda, serta perbanyak air putih. Tidur yang cukup dan olahraga ringan secara teratur membantu menjaga fungsi pencernaan, begitu pula mengelola stres dengan istirahat yang cukup.

Bagi warga Klaten yang maagnya sering kambuh, puskesmas terdekat bisa menjadi tempat pertama untuk berkonsultasi. Pemeriksaan dini membantu memastikan penyebabnya, terutama bila keluhan sudah berlangsung lama atau makin parah.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri bila maag kambuh lebih dari dua minggu, nyeri makin hebat, atau disertai tanda bahaya seperti muntah darah, buang air besar berwarna hitam, berat badan turun drastis, dan sulit menelan. Gejala yang sering kambuh jangan dianggap sepele, karena bisa menjadi tanda penyakit lain yang lebih serius, seperti tukak lambung.

Artikel ini berisi informasi kesehatan umum dan bukan pengganti diagnosis atau saran medis. Bila keluhan berlanjut, konsultasikan ke dokter atau tenaga kesehatan di puskesmas dan fasilitas kesehatan terdekat.

Sumber: Kementerian Kesehatan RI; Halodoc, “Sakit Maag? Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya”.


Info Belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *