5 Kebiasaan Merawat Motor Matic Biar Awet Dipakai Harian

Berita57 Views

KLATEN — Motor matic menjadi andalan mobilitas harian warga Klaten, mulai dari berangkat kerja, mengantar anak sekolah, hingga wira-wiri ke pasar. Agar performanya tetap prima, merawat motor matic tidak cukup hanya dengan mengisi bensin dan mencucinya sesekali. Ada kebiasaan-kebiasaan sederhana yang justru menentukan awet tidaknya motor dalam jangka panjang.

Berbeda dengan motor bebek atau sport, motor matic mengandalkan sistem transmisi CVT (continuously variable transmission) yang bekerja lewat van belt dan roller. Komponen ini aus secara perlahan dan jarang disadari pemiliknya sampai tarikan terasa berat atau muncul suara berdecit dari area mesin. Karena itu, perawatan rutin menjadi kunci agar motor tetap nyaman dipakai setiap hari.

Berikut lima kebiasaan merawat motor matic yang disarankan para mekanik, agar motor awet dipakai harian dan tidak sering jajan ke bengkel:

Baca juga:

1. Ganti Oli Mesin Tepat Waktu

Oli adalah “darah” mesin motor. Gantilah oli mesin setiap 2.000–3.000 kilometer atau 2–3 bulan sekali, mana yang tercapai lebih dulu. Motor yang dipakai berat setiap hari sebaiknya diganti lebih cepat. Jangan lupakan oli gardan (gear oil) yang umumnya diganti setiap 8.000–10.000 kilometer. Oli yang telat diganti membuat gesekan komponen meningkat dan mesin cepat panas.

2. Servis CVT Secara Berkala

Area CVT sebaiknya dibersihkan setiap 8.000–10.000 kilometer. Pada saat servis, minta mekanik memeriksa kondisi van belt, roller, dan kampas ganda. Van belt yang retak atau roller yang sudah peyang membuat tarikan motor loyo dan boros bahan bakar. Umumnya van belt diganti setiap 20.000–25.000 kilometer, tergantung pemakaian.

3. Jaga Tekanan Ban dan Kondisi Rem

Tekanan ban yang kurang membuat tarikan motor berat, boros bensin, dan ban cepat aus tidak merata. Periksa tekanan ban setiap satu hingga dua minggu, sesuaikan dengan angka yang tertera pada stiker di bodi motor. Sekalian periksa ketebalan kampas rem — rem yang pakem adalah syarat mutlak keselamatan berkendara.

4. Panaskan Mesin Secukupnya

Sebelum berangkat, panaskan mesin sekitar satu hingga dua menit agar oli bersirkulasi sempurna ke seluruh komponen. Tidak perlu lama-lama, dan jangan menggeber gas saat mesin masih dingin karena justru mempercepat keausan komponen dalam.

5. Hindari Kebiasaan yang Memberatkan Mesin

Jangan memaksakan motor membawa beban melebihi kapasitasnya, karena beban berlebih mempercepat ausnya CVT dan suspensi. Hindari pula membiarkan tangki bensin kosong total — kebiasaan ini bisa merusak fuel pump pada motor injeksi. Terakhir, jangan menunda servis ketika muncul gejala aneh seperti suara berdecit, tarikan berat, atau lampu indikator menyala.

Bagi warga Klaten yang mobilitasnya tinggi, misalnya rutin bolak-balik Klaten–Solo atau Klaten–Jogja melewati jalur utama, lima kebiasaan di atas makin penting dijaga. Catat jadwal ganti oli di buku servis atau ponsel, dan percayakan servis berkala ke bengkel langganan agar kondisi motor terpantau. Motor yang terawat tidak hanya awet, tetapi juga lebih aman dan irit dipakai harian.

Sumber: disusun redaksi dari panduan perawatan kendaraan bermotor umum.


Klatenshop Kosmetik — Toko Kosmetik Original di Klaten
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *