INFOKLATEN.COM – Di antara puluhan umbul yang tersebar di Kabupaten Klaten, Umbul Brintik di Dusun Brintik, Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, punya keunikan yang membedakannya dari umbul-umbul lain. Selain menawarkan kesegaran air alami, tempat ini dikenal sebagai lokasi terapi kesehatan yang kini dirintis menjadi destinasi wellness tourism.
Lokasinya hanya sekitar tujuh kilometer atau 15 menit perjalanan dari Alun-alun Klaten ke arah barat. Karena dekat dengan pusat kota, Umbul Brintik kerap dikunjungi warga Klaten yang ingin berendam air dingin selepas bekerja atau pada pagi hari sebelum matahari terbit.
Daya tarik utama Umbul Brintik adalah gelembung-gelembung air yang terus bermunculan dari sela-sela pasir dan bebatuan di dasar kolam. Fenomena itulah yang melahirkan nama “Brintik”. Di kolam utama yang memiliki kedalaman sekitar 1,6 meter, airnya sangat jernih hingga dasar kolam terlihat jelas, dengan dasar berupa pasir dan batu-batu kecil.
Baca juga:
- Umbul Pelem Tulung Klaten: Waterpark dari Mata Air Alami, Tiket Mulai Rp8.000 dan Jam Buka
- Umbul Ponggok Klaten: Tiket, Jam Buka, dan Tips Snorkeling
- Rowo Jombor, Waduk Bersejarah dari Zaman Kolonial yang Kini Jadi Wisata Favorit di Klaten
Berbeda dengan Umbul Ponggok yang dasar kolamnya berpasir dan berbatu besar, dasar kolam Umbul Brintik banyak dipenuhi batu-batu andesit berukuran kecil berlapis pasir berwarna gelap, dengan ketinggian air kolam sekitar 1,5 meter sehingga relatif aman untuk semua kalangan. Meski demikian, anak-anak tetap wajib didampingi orang dewasa saat berenang. Nama Brintik sendiri merujuk pada gelembung-gelembung air yang terus bermunculan dari dasar, pemandangan khas yang tak ditemui di umbul lain.
Kawasan Umbul Brintik memiliki sekitar lima kolam dengan fungsi berbeda, mulai dari kolam utama untuk terapi, kolam renang dewasa, hingga kolam bermain anak. Di salah satu kolam terdapat tujuh pancuran khusus untuk terapi punggung. Pengunjung cukup berdiri membelakangi pancuran dan merasakan pijatan arus air alami. Banyak pengunjung percaya terapi ini membantu meredakan stres, nyeri otot, dan melancarkan peredaran darah. Pengelola bahkan menyediakan layanan terapis gratis bagi pengunjung yang membutuhkan, dengan disarankan menghubungi pengelola terlebih dahulu.
Tiket masuk Umbul Brintik dipatok Rp10.000 per orang, dengan jam operasional mulai pukul 04.30 WIB hingga kawasan tutup pukul 17.30 WIB (loket tutup pukul 16.30 WIB). Fasilitas pendukung berupa toilet, warung makan, area parkir, dan penyewaan ban tersedia di kawasan wisata.
Bagi yang ingin merasakan kesegaran air terbaik, disarankan datang pagi hari sebelum pengunjung ramai, serta menyiapkan pakaian ganti karena udara di kawasan umbul yang teduh membuat badan cepat dingin selepas berendam.
Sumber: solopos.espos.id; wisata.klaten.go.id (Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Klaten)








