Candi Lumbung Klaten, Kompleks Candi Buddha dengan 16 Candi Perwara yang Tenang di Kawasan Prambanan

Sejarah, Wisata120 Views

KLATEN – Di kawasan Taman Wisata Candi Prambanan, tak jauh dari Candi Bubrah, berdiri kompleks candi Buddha yang sering terlewat wisatawan: Candi Lumbung. Meski berada di kawasan Prambanan yang membentang di perbatasan Jawa Tengah dan DIY, Candi Lumbung secara administratif masuk wilayah Kabupaten Klaten.

Candi Buddha Abad ke-9

Candi Lumbung dibangun pada abad ke-9, pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Kompleks ini sezaman dengan Candi Sewu dan Candi Bubrah, dan lebih tua dari Candi Prambanan, menurut Wikipedia. RRI menyebut candi ini dibangun dari batu andesit dengan struktur dan ornamen yang masih terjaga.

Nama asli candi ini tidak diketahui. Warga setempat menyebutnya Candi Lumbung, yang dalam bahasa Jawa berarti candi lumbung padi.

Baca juga:

Satu Candi Induk dan 16 Candi Perwara

Kompleks Candi Lumbung terdiri atas satu candi induk yang dikelilingi 16 candi perwara (candi pendamping) dalam tata letak konsentris. Seperti Candi Sewu dan Prambanan, candi ini menghadap ke timur dengan pintu masuk utama di sisi timur. Desainnya mirip Candi Sewu, tetapi dalam skala lebih kecil.

Kondisinya relatif baik dibandingkan reruntuhan Candi Bubrah sebelum dipugar. Meski begitu, bagian atas candi induk masih tampak belum utuh.

Suasana Lebih Tenang

RRI menyebut Candi Lumbung menawarkan suasana yang lebih tenang dibanding Candi Prambanan yang ramai. Pengunjung bisa berkeliling kompleks, mengamati detail arsitektur, dan memotret tanpa berdesakan.

Tips Berkunjung

  • Candi Lumbung berada di dalam kawasan Taman Wisata Candi Prambanan, beberapa ratus meter di utara Candi Prambanan dan bersebelahan dengan Candi Bubrah.
  • Kunjungi sekaligus Candi Bubrah dan Candi Sewu yang letaknya berdekatan.
  • Datang pagi atau sore agar tidak terlalu panas, dan bawa topi serta air minum.
  • Jaga kebersihan dan jangan memanjat struktur candi.
  • Cek tarif masuk dan jam buka terbaru di kanal resmi pengelola Taman Wisata Candi Prambanan sebelum berangkat.

Sumber: Wikipedia; RRI (26/8/2026); Harindabama. Foto: Jakub Hałun / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *