Dompet Kulit Cepat Rusak? Ini Penyebab dan 7 Cara Merawatnya

Ekonomi116 Views

KLATEN, infoklaten.com — Dompet kulit dikenal awet dan makin bagus seiring pemakaian. Namun banyak warga Klaten yang mengeluh dompet kulitnya cepat mengelupas, warnanya pudar, atau jahitannya lepas padahal baru dipakai beberapa bulan. Padahal, sebagian besar kerusakan itu bukan karena kualitas kulitnya, melainkan karena cara pakai dan cara merawat yang keliru.

Kulit asli adalah bahan alami yang bisa bernapas. Ia sensitif terhadap air, panas berlebih, dan gesekan. Dompet yang sering dimasukkan ke saku belakang celana, misalnya, terus-menerus tertekan dan terlipat saat pemiliknya duduk. Tekanan itu lama-kelamaan membuat kulit retak di bagian lipatan dan jahitan cepat putus.

Penyebab lain yang sering tidak disadari adalah dompet yang terlalu penuh. Struk belanja, kartu-kartu yang sudah tidak dipakai, dan uang receh yang menumpuk membuat dompet menggelembung. Bentuknya berubah, resleting dan kancingnya cepat rusak, dan kulitnya meregang hingga tidak bisa kembali ke bentuk semula.

Baca juga:

7 Cara Merawat Dompet Kulit agar Awet

1. Jangan menyimpan dompet di saku belakang. Simpan di saku depan, tas, atau jaket agar dompet tidak terus tertekan saat duduk. Kebiasaan sederhana ini sangat berpengaruh pada umur jahitan dompet.

2. Keluarkan isi yang tidak perlu. Sisakan kartu dan uang yang benar-benar dipakai. Dompet yang ramping tidak hanya lebih awet, tetapi juga lebih nyaman dibawa.

3. Jauhkan dari air dan sinar matahari langsung. Air hujan dan panas matahari membuat kulit kaku, retak, dan warnanya belang. Bila dompet basah, tepuk-tepuk dengan kain kering lalu angin-anginkan, jangan dijemur atau dikeringkan dengan pengering rambut.

4. Bersihkan secara berkala dengan kain lembut. Usap permukaan dompet dengan kain microfiber yang sedikit lembap untuk mengangkat debu dan kotoran. Hindari tisu basah beralkohol dan deterjen keras yang bisa mengikis lapisan kulit.

5. Gunakan pelembap khusus kulit sesekali. Oleskan balsem atau kondisioner kulit tipis-tipis setiap beberapa bulan agar kulit tetap lentur dan tidak mudah retak. Gunakan produk khusus kulit, bukan losion badan atau minyak sembarangan.

6. Simpan di tempat kering saat tidak dipakai. Bila punya dompet cadangan, simpan di tempat sejuk dan kering, bukan di dalam plastik tertutup rapat yang bisa menimbulkan jamur. Selipkan silica gel untuk menyerap lembap.

7. Tangani noda secepat mungkin. Noda tinta atau makanan yang dibiarkan lama akan meresap dan sulit hilang. Segera usap perlahan dengan kain bersih, jangan digosok keras-keras karena justru merusak permukaan kulit.

Dengan perawatan yang tepat, dompet kulit bisa bertahan bertahun-tahun dan tampilannya justru makin berkarakter. Kuncinya sederhana: jangan dipaksa penuh, jangan kena air dan panas berlebih, dan bersihkan secara rutin. Barang yang dirawat dengan baik selalu lebih hemat daripada terus-menerus membeli yang baru.

Info belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *