JATINOM, infoklaten.com — Ratusan warga Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, mengikuti kirab bentang kain merah putih sepanjang 200 meter pada Sabtu (17/10/2026) sore. Kirab ini digelar sebagai langkah awal “ngurip-urip”, atau menghidupkan kembali, Pasar Jatinom yang kian sepi pedagang.
Kirab diberangkatkan dari depan Kantor Kelurahan Jatinom menuju Pasar Gabus, kemudian kembali ke titik awal pemberangkatan. Peserta kirab terdiri dari parogo santri Ki Ageng Gribik, budayawan, serta warga masyarakat sekitar Kelurahan Jatinom dari berbagai elemen, antara lain kelompok ibu-ibu, karang taruna, pecinta seni budaya, paskib, dan unsur lainnya. Arak-arakan juga diramaikan warga berkostum ondel-ondel, iring-iringan motor lawasan atau jadul, hingga seekor sapi yang ditunggangi.
Menurut Jito, anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 24 Kabupaten Klaten, kirab ini bertujuan membangkitkan kembali denyut Pasar Jatinom. “Sudah cukup lama pedagang atau bakul yang jualan di los-los pasar tinggal sedikit. Maka dengan mengadakan kirab bentang kain merah putih panjang 200 meter yang diikuti beberapa elemen warga masyarakat, kemudian diadakan umbul donga, moco pat, serta sarasehan, harapan warga masyarakat pedagang atau bakul bergeliat lagi berjualan,” tutur Jito.
Baca juga:
- Es Gempol Pleret, Minuman Tradisional Segar yang Masih Diburu di Klaten
- Wedang Ronde, Minuman Jahe Hangat dengan Bola Ketan Isi Kacang yang Masih Diburu di Klaten
- Soto Bebek Klaten, Kuliner Langka Berkuah Bening dengan Daging Bebek Bacem Empuk
UMKM dan Pameran Lukisan Meriahkan Malam Minggu
Rangkaian ngurip-urip Pasar Jatinom berlanjut pada Sabtu malam. Para pelaku UMKM dan pedagang makanan diberi kesempatan berjualan di kawasan pasar. Pada malam yang sama juga digelar pameran lukisan yang diikuti 23 pelukis dengan 28 lukisan yang dilukis langsung di Plampean. Pameran berlangsung selama tiga hari, 16 hingga 19 Oktober 2026, dan lukisan-lukisan yang dipamerkan boleh dibeli. Kemeriahan malam itu juga dihibur penampilan pemusik pecinta grup band KoesPlus, menurut keterangan Pimpinan Sanggar Kangsur.
Kepala Unit atau Lurah Pasar Jatinom, Somed, menyebut kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian warga masyarakat Tangkilan yang tinggal dekat Pasar Jatinom. Pada Sabtu malam itu panitia juga menggelar umbul donga agar Pasar Jatinom kembali ramai dan banyak pedagang berjualan. “Pada Sabtu malam ini dibuka untuk kulineran. Sementara setiap Sabtu malam Minggu,” ujar Somed. Ia menyebut pendaftar kulineran sudah mencapai sekitar 70 orang, sedangkan yang mendaftar klitik’an ada sekitar 25 orang. Prinsipnya, pedagang menempati los-los Pasar Jatinom yang kosong, bukan los yang sudah ditempati.
Dukungan komunikasi selama kirab dibantu anggota RAPI Wilayah 24 Kabupaten Klaten agar kegiatan berjalan aman. Pantauan di lapangan, warga Jatinom antusias menyaksikan kirab, dan banyak yang kemudian masuk ke Pasar Jatinom untuk membeli jajanan.
Info belanja:
Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps
Sumber: Berita Klaten (beritaklaten.com). Foto: p.kusdinarno. Peristiwa: Sabtu, 17 Oktober 2026.






