Bupati Klaten Targetkan Fire Safety Challenge Jadi Ajang Provinsi

Berita, Politik270 Views

infoklaten.com,

Ribuan pasang mata tertuju pada puluhan peserta yang sigap menangani simulasi kebakaran di Alun-Alun Klaten, Selasa (11/8/2026). Mereka adalah para peserta Klaten Fire Safety Challenge 2026, ajang kompetisi yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-222 Klaten sekaligus HUT ke-81 Republik Indonesia.

Sebanyak 40 tim dari berbagai unsur turut ambil bagian dalam kompetisi ini. Peserta berasal dari tim tanggap darurat perusahaan, rumah sakit, BUMD, hingga relawan dari 24 kecamatan di Kabupaten Klaten. Masing-masing tim beranggotakan empat orang dan terbagi dalam dua line, yaitu Line A dan Line B.

Tantangan Simulasi Darurat

Dalam kompetisi ini, para peserta dihadapkan pada serangkaian simulasi penanganan keadaan darurat kebakaran. Mereka harus bergerak cepat dan tepat dalam mengevakuasi korban menggunakan tandu, mengoperasikan peralatan pemadaman, hingga mengarahkan semburan air ke titik sasaran.

Namun, bukan hanya kecepatan yang dinilai. Koordinasi tim, ketepatan, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama menjadi faktor penentu keberhasilan setiap regu.

Dukungan Bupati untuk Peningkatan Kapasitas

Baca juga:

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, yang turut hadir menyaksikan jalannya kompetisi, menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh peserta dan penyelenggara. Menurutnya, kegiatan ini memiliki makna lebih dari sekadar ajang adu ketangkasan.

“Selain menghibur masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyosialisasikan pentingnya fire safety ketika terjadi kebakaran,” ungkapnya.

Hamenang menegaskan bahwa kesiapsiagaan menghadapi kebakaran bukan semata tanggung jawab pemerintah dan petugas pemadam kebakaran. Semua elemen masyarakat, termasuk relawan kecamatan, perusahaan, rumah sakit, dan BUMD, perlu terlibat aktif.

“Yang tidak kalah penting adalah meningkatkan kesiapsiagaan stakeholder yang ada di wilayah, baik relawan yang ada di kecamatan maupun perusahaan. Dengan adanya event ini, selain mereka mengejar prestasi, sekaligus juga meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi terjadinya bencana kebakaran,” jelasnya.

Tahun Depan Targetkan Tingkat Provinsi

Lebih jauh, Bupati Klaten memiliki ambisi besar untuk mengembangkan ajang ini. Ia mendorong agar Klaten Fire Safety Challenge tidak berhenti di level kabupaten. Hamenang mengusulkan agar penyelenggaraan tahun depan dapat ditingkatkan menjadi kompetisi tingkat Jawa Tengah.

“Kalau bisa tahun depan tidak hanya lingkup kabupaten, tetapi kita tingkatkan lagi menjadi lingkup provinsi. Karena event Fire Safety Challenge ini se-Jawa Tengah hanya ada dua yang menyelenggarakan,” harapnya.

Langkah ekspansi ini diharapkan dapat memperluas jejaring antarpeserta, meningkatkan daya tarik kegiatan, sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam penanganan kebakaran di wilayah yang lebih luas.

Dengan semangat kompetisi yang berpadu dengan edukasi, Klaten Fire Safety Challenge diharapkan terus tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi keselamatan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *