Sepatu Futsal Cepat Rusak? Ini 7 Cara Merawatnya agar Awet di Klaten

Ekonomi50 Views

KLATEN, infoklaten.com — Bagi warga Klaten yang rutin main futsal setiap pekan, sepatu adalah perlengkapan yang paling cepat aus. Dipakai berlari, mengerem mendadak, dan berputar di lapangan, sepatu futsal bekerja jauh lebih keras dibanding sepatu harian. Tidak heran bila solnya cepat tipis, jahitannya lepas, atau bagian atasnya mulai mengelupas sebelum waktunya.

Kabar baiknya, umur sepatu futsal sangat dipengaruhi cara merawatnya, bukan hanya harga atau mereknya. Sepatu yang dipakai di permukaan yang tepat, dibersihkan dengan benar, dan disimpan di tempat yang kering bisa bertahan jauh lebih lama. Sebaliknya, kebiasaan kecil yang tampak sepele justru menjadi penyebab utama kerusakan.

Kerusakan paling sering bermula dari tiga hal: pemakaian di permukaan yang salah, sepatu yang disimpan dalam kondisi basah, dan cara mencuci yang terlalu kasar. Sepatu futsal dirancang untuk lapangan indoor atau rumput sintetis, bukan aspal kasar. Keringat dan debu yang dibiarkan menumpuk juga membuat bahan cepat rapuh dan menimbulkan bau.

Baca juga:

7 Cara Merawat Sepatu Futsal agar Awet

1. Pakai hanya di lapangan yang sesuai. Jangan memakai sepatu futsal untuk jalan jauh, apalagi di aspal atau jalan berbatu. Sol karetnya cepat terkikis dan pola grip-nya hilang.

2. Lepas tali sebelum memakai dan melepas. Memaksakan kaki masuk tanpa melonggarkan tali membuat bagian tumit cepat rusak dan bentuk sepatu berubah. Luangkan beberapa detik untuk mengendurkan tali, lalu ikat kembali dengan pas, tidak terlalu kencang.

3. Bersihkan setelah main, jangan ditunda. Lap debu dan kotoran dengan kain lembap begitu selesai bermain. Noda lumpur yang dibiarkan mengering akan sulit dibersihkan dan merusak permukaan bahan. Untuk noda membandel, gunakan sikat lembut dan sabun ringan.

4. Jangan mencuci dengan mesin cuci. Putaran mesin dan air panas merusak lem, jahitan, dan bantalan sepatu. Cuci tangan saja dengan air dingin dan sabun lembut, lalu bilas secukupnya. Hindari merendam sepatu terlalu lama, terutama yang berbahan kulit sintetis.

5. Keringkan di tempat teduh dan berangin. Jemur sepatu di tempat teduh, bukan di bawah terik matahari langsung, karena panas berlebih membuat bahan mengeras dan retak. Selipkan kertas koran atau kain kering di dalamnya agar bentuknya terjaga dan kelembapannya terserap.

6. Simpan di tempat kering dan jangan ditumpuk. Simpan sepatu di rak yang kering dan berventilasi, jangan menumpuknya dengan barang berat. Sepatu yang tertindih akan berubah bentuk dan solnya bisa melengkung. Bila lama tidak dipakai, keluarkan dari tas tertutup sesekali agar tidak lembap.

7. Ganti kaus kaki dan periksa sol secara berkala. Kaus kaki yang bersih menyerap keringat sehingga bagian dalam sepatu tidak cepat lembap dan bau. Periksa juga sol dan jahitan setiap beberapa pekan; kerusakan kecil yang cepat ditangani tidak berubah menjadi sobekan besar.

Dengan perawatan sederhana ini, sepatu futsal bisa menemani mabar lebih lama dan menghemat pengeluaran. Sepatu yang terawat juga lebih nyaman dan mengurangi risiko kaki lecet.

Info Belanja

Website: https://www.klatenshop.com
Toko offline: Jl. Raya Solo-Jogja KM 11, Pengung, Klepu, Ceper, Klaten — lihat di Google Maps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *