KLATEN – Pemerintah Kabupaten Klaten terus mendorong program bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan menggandeng berbagai pihak. Salah satunya melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Klaten, yang tahun ini menyalurkan bantuan perbaikan 125 unit RTLH dan 110 unit jamban keluarga senilai total Rp2,26 miliar.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meninjau salah satu rumah warga penerima bantuan RTLH yang sedang dibangun di Desa Belangwetan, seperti dilaporkan Tribunsolo.com, Selasa (22/9/2026).
“Program ini terus kita genjot agar segera memenuhi target dalam beberapa tahun ke depan. Berbagai kolaborasi terus kita tingkatkan agar semakin banyak masyarakat yang benar-benar membutuhkan bisa membangun rumahnya agar menciptakan suasana dan kondisi rumah yang sehat dan layak,” kata Hamenang.
Rp15 Juta per Rumah, Rp3,5 Juta per Jamban
Berdasarkan rilis Prokopim Setda Klaten, rincian bantuan BAZNAS Klaten tahun 2026 sebagai berikut:
- Perbaikan RTLH: 125 unit, masing-masing Rp15 juta, total Rp1,875 miliar
- Jambanisasi: 110 unit, masing-masing Rp3,5 juta, total Rp385 juta
- Sebaran: 25 kecamatan dan 67 desa di Kabupaten Klaten
Bantuan tersebut disosialisasikan kepada penerima dari kalangan fakir miskin di Pendopo Pemkab Klaten pada Kamis (3/9/2026).
Baca juga:
- Kemarau, BPBD Klaten Salurkan 4,6 Juta Liter Air Bersih ke 5 Kecamatan, Kemalang Terbanyak
- Sarang tawon seukuran orang dewasa ditemukan di Klaten, relawan evakuasi
- Pemkab Klaten Evaluasi Lapor Masbup: Hampir 1.200 Aduan Masuk dalam Setahun
Rumah dan Sanitasi Terkait Kemiskinan
Menurut Hamenang, persoalan kemiskinan kerap berkaitan dengan kondisi tempat tinggal dan sanitasi yang kurang layak, yang berdampak pada kualitas hidup dan kesehatan keluarga. Karena itu, intervensi terhadap kebutuhan dasar tersebut perlu dilakukan bersama-sama.
“Harapannya, dengan dua bantuan ini ke depan bisa meringankan dan meningkatkan taraf hidup keluarga masyarakat di wilayah Kabupaten Klaten,” ujarnya dalam sosialisasi tersebut.






