INFOKLATEN.COM – Gerakan relawan sungai di Klaten kembali digerakkan. Setelah lama vakum, para pegiat sepakat menghidupkan lagi Forum Sekolah Sungai (FSS) Klaten, wadah yang dulu dikenal sebagai percontohan restorasi sungai berbasis partisipasi warga.
Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Klaten pada Jumat (11/9/2026). Pertemuan dihadiri unsur pemerintah, akademisi, relawan komunitas sungai, aktivis, dan pelaku usaha.
Dikuatkan SK Bupati
Thulik Nugroho disepakati menjadi Ketua FSS Klaten. Kepengurusan forum dikukuhkan lewat Keputusan Bupati Klaten Nomor 32/300.2.3/8 Tahun 2026. Menurut Lensa Klaten, SK ini memberi legitimasi agar relawan dan pemangku kepentingan bisa bergerak lebih terarah.
Salah satu penggagas kebangkitan forum, Sri Winoto, mengingatkan bahwa Sekolah Sungai Klaten pernah menjadi rujukan nasional. “Sekolah sungai di Klaten itu dulu menjadi percontohan seluruh tanah air,” ujarnya, seperti dikutip Marimenyeru.
Baca juga:
- 700 Kg Ikan Budi Daya di Tlogo Prambanan Mati, Pembudi Daya Duga Air Irigasi Tercemar Limbah
- Kemarau, BPBD Klaten Salurkan 4,6 Juta Liter Air Bersih ke 5 Kecamatan, Kemalang Terbanyak
- Karhutla Klaten Hanguskan 7,7 Hektare Lahan di Empat Desa, Tak Ada Korban Jiwa
Dukung program Banyu Lancar
FSS Klaten akan mendukung program “Banyu Lancar” yang didampingi DPUPR Klaten. Program ini memandang sungai sebagai ekosistem, bukan sekadar saluran pembuangan. Fokusnya menangani pendangkalan, sampah, dan kerusakan tebing sungai.
Langkah awal forum adalah memetakan ulang dan membina komunitas peduli sungai di berbagai wilayah agar kembali aktif. Forum memakai pola kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.
“Sungai bukan sekadar saluran pembuangan air, melainkan peradaban yang harus dirawat bersama,” demikian semangat yang diusung forum, seperti dikutip Lintas Solo Raya News.
Apel bersih sungai di Kali Bendo
Forum menjadwalkan Apel Siaga Bersih Sungai di Kali Bendo, Kelurahan Buntalan, Klaten Tengah, sebagai kegiatan pembuka. Lensa Klaten dan Lintas Solo Raya News menyebut jadwalnya 19 September 2026, sedangkan Marimenyeru menyebut Oktober 2026. Hingga artikel ini ditulis, InfoKlaten belum menemukan laporan pelaksanaan apel tersebut.
Warga yang ingin ikut bergabung sebagai relawan bisa menghubungi komunitas peduli sungai di wilayah masing-masing atau memantau media sosial Sekolah Sungai Klaten.
Sumber: Marimenyeru; Lensa Klaten (13/9/2026); Lintas Solo Raya News (13/9/2026).










