KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten bakal membantu memasarkan pupuk organik produksi Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Desa Jatipuro, Kecamatan Trucuk. Komitmen itu disampaikan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo saat menyerap aspirasi warga dalam agenda Sambung Rasa di desa tersebut.
TPS3R Desa Jatipuro telah berjalan sejak 2018 dan menjadi salah satu TPS3R andalan di Kabupaten Klaten. Keberadaannya membantu mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA Troketon. Namun, di balik keberhasilannya, pengelola masih menghadapi kendala dalam pemasaran hasil pengolahan sampah organik berupa pupuk organik yang produksinya cukup melimpah.
Menurut Bupati, salah satu kendala yang kini dihadapi adalah berkurangnya konsumen pupuk organik akibat adanya penyesuaian penggunaan Dana Desa. Sebelumnya, sejumlah desa di Kecamatan Trucuk menjadi pelanggan pupuk organik yang diproduksi TPS3R Jatipuro. “Dari sekian puluh TPS3R yang ada di Kabupaten Klaten, salah satu yang hari ini masih berjalan, beroperasi dan bahkan berkembang adalah TPS3R Jatipuro. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam rangka menyelesaikan permasalahan sampah di wilayah,” jelasnya.
Baca juga:
- Sop Ayam Pak Min, Kuliner Legendaris Klaten yang Berawal dari Pikulan hingga Puluhan Cabang
- Linda Benny Dilantik Jadi Wakil Bupati Klaten, Gantikan Mendiang Suami
- Uji Coba MBG Prasmanan di Klaten, Siswa Bisa Ambil Porsi Sesuai Selera
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Klaten akan mengkaji sejumlah pola. Pertama, pembelian pupuk organik melalui perangkat daerah yang kemudian dibagikan kepada petani. Kedua, membangun kolaborasi dengan BUMD dan perusahaan agar membeli pupuk organik tersebut untuk kemudian dibagikan sebagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). “Insyaallah nanti kita bikin pola. Apakah nanti kita beli dari dinas kemudian kita bagikan kepada petani, atau kita kolaborasi dengan kawan-kawan BUMD dan perusahaan agar dibeli mereka kemudian dibagikan sebagai CSR,” ujarnya.
Hamenang berharap pola tersebut diharapkan tidak hanya membantu keberlangsungan TPS3R Jatipuro, tetapi juga dapat dikembangkan untuk mendukung TPS3R lainnya di Kabupaten Klaten. Ia menegaskan penyelesaian persoalan sampah membutuhkan komitmen bersama, mulai dari pilah sampah dari rumah hingga penguatan pengelolaan di tingkat tengah seperti TPS3R.
Sumber: Solopos/Espos.id (12/10/2026), suarapemerintah.id. Artikel ini disusun ulang berdasarkan pemberitaan kedua media tersebut.












