infoklaten.com – Pemerintah Kabupaten Klaten menunjukkan keseriusannya dalam membuka diri terhadap kerja sama internasional. Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, secara langsung menghadiri ajang China-Indonesia Dialogue on Local Government Cooperation yang digelar di Yogyakarta City Hall, Selasa (11/8/2026).
Forum bergengsi ini menjadi titik temu bagi perwakilan 10 pemerintah daerah dari Tiongkok dan 10 pemerintah daerah dari Indonesia. Tujuannya jelas, yaitu memperkuat hubungan bilateral hingga ke tataran lokal.
Kehadiran orang nomor satu di Klaten tersebut bukan tanpa tujuan. Ini merupakan langkah strategis untuk menjajaki peluang kolaborasi yang nantinya bisa berdampak langsung pada pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Klaten.
Sektor yang Bisa Dikerja Sama
Dalam forum tersebut, para peserta membahas berbagai potensi kerja sama lintas sektor. Mulai dari ekonomi, perdagangan, investasi, hingga pariwisata menjadi topik yang mengemuka. Tak hanya itu, sektor pendidikan, kebudayaan, dan pengembangan komoditas unggulan daerah juga turut dibahas.
Baca juga:
- Subsidi Energi 2027 Dipangkas Rp11,4 Triliun, Kuota LPG 3 Kg dan Solar Menyusut
- SK Terbit, 28.626 Manajer Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Mulai Bertugas 25 September
- PAD Klaten Tembus Rp375,2 Miliar hingga September 2026, Pajak Daerah Jadi Tumpuan
Para kepala daerah dari kedua negara saling bertukar pengalaman dan memaparkan potensi unggulan masing-masing. Hal ini menjadi ajang promosi sekaligus mencari titik temu bagi kolaborasi yang saling menguntungkan.
Manfaat bagi Klaten
Bagi Kabupaten Klaten, forum ini menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan potensi daerah di kancah internasional. Selain itu, membangun jejaring dengan daerah-daerah di Tiongkok juga diharapkan membuka jalan bagi kerja sama yang lebih konkret di masa depan.
Pemkab Klaten berharap hubungan antardaerah ini bisa terus berlanjut dan tidak sekadar menjadi ajang seremonial. Kerja sama yang nyata dan berkelanjutan sangat dinantikan, terutama yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Forum ini sekaligus menegaskan bahwa peran pemerintah daerah sangat penting dalam mempererat hubungan Indonesia dan Tiongkok. Dengan pendekatan dari bawah, kerja sama bisa lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.









